Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Ketua IJS Pasangkayu Turun Investigasi Dugaan Limbah PT Palma Sumber Lestari, Temukan Fakta Berbeda dari Klaim Humas
    SUARA WARGA

    Ketua IJS Pasangkayu Turun Investigasi Dugaan Limbah PT Palma Sumber Lestari, Temukan Fakta Berbeda dari Klaim Humas

    Agustus 10, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    PASANGKAYU, Publiknews.co.id— Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Kabupaten Pasangkayu, A. Ansar, turun langsung melakukan investigasi lapangan menyusul adanya pengaduan masyarakat terkait dugaan aliran limbah dari aktivitas PT Palma Sumber Lestari (PSL) di wilayah Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

    Investigasi tersebut dilakukan setelah sebelumnya Ketua IJS Pasangkayu mengonfirmasi dugaan persoalan limbah kepada pihak perusahaan melalui pesan WhatsApp pada 9 Agustus 2026.

    Dalam komunikasi tersebut, Humas PT Palma Sumber Lestari, Sahidin, menyampaikan bahwa air yang terlihat mengalir dalam video yang dikirimkan terkait pengaduan masyarakat bukanlah limbah.

    Menurut Sahidin, air tersebut merupakan air putih dan bukan berasal dari limbah perusahaan.

    “Yang mengalir itu air putih, bukan limbah. Kalau tidak benar, Kanda, saya akan laporkan ki,” demikian pernyataan Sahidin sebagaimana disampaikan melalui komunikasi WhatsApp dengan Ketua IJS Pasangkayu.

    Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons tegas dari A. Ansar. Ia mengaku merasa pernyataan tersebut bernada ancaman, terlebih karena dirinya menjalankan fungsi jurnalistik dan melakukan konfirmasi berdasarkan adanya pengaduan masyarakat.

    Ansar menegaskan, dirinya tidak mempersoalkan apabila pihak perusahaan ingin melaporkan hasil pemberitaan maupun aktivitas investigasi yang dilakukan. Namun, ia meminta agar seluruh pihak melihat langsung fakta di lapangan.

    “Laporkan saja, Dinda. Saya sudah pernah turun. Kalau mau bukti, kita bertemu dengan masyarakat selaku pemilik lahan yang terdampak. Kita lihat bersama pada hari Senin,” tegas Ansar.

    Turun Langsung ke Lokasi

    Menindaklanjuti pernyataan tersebut, Ketua IJS Pasangkayu A. Ansar kemudian turun langsung ke lapangan pada sore hari bersama sejumlah anggota tim IJS dan masyarakat yang mengaku terdampak.

    Investigasi dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi aliran air, titik lokasi yang dipersoalkan masyarakat, serta mencocokkannya dengan informasi yang sebelumnya disampaikan pihak perusahaan.

    Dari hasil penelusuran lapangan, Ansar menyebut terdapat sejumlah titik di sekitar wilayah perusahaan yang menurutnya perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut.

    Ia juga menyatakan bahwa kondisi yang ditemukan di lapangan tidak sepenuhnya sesuai dengan keterangan yang diterimanya dari pihak Humas PT Palma Sumber Lestari melalui WhatsApp.

    “Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, kami menemukan beberapa titik koordinat di sekitar wilayah PT Palma Sumber Lestari yang kondisinya perlu dipertanyakan. Apa yang kami lihat di lapangan tidak sepenuhnya sesuai dengan keterangan yang disampaikan Humas melalui WhatsApp kepada saya.”

    Menurut Ansar, hasil investigasi tersebut menjadi dasar bagi IJS Pasangkayu untuk menyampaikan informasi kepada publik secara faktual. Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang dilakukan bukan untuk menghakimi perusahaan, melainkan untuk mengawal pengaduan masyarakat dan memastikan adanya kejelasan atas dugaan persoalan lingkungan yang dipersoalkan.

    Humas Perusahaan Belum Berikan Tanggapan Lanjutan

    Ketua IJS Pasangkayu kembali berupaya meminta klarifikasi kepada Humas PT Palma Sumber Lestari pada Senin pagi, baik melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp.

    Namun, menurut Ansar, pesan yang dikirimkan hanya dibaca dan hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan lebih lanjut dari pihak Humas perusahaan.

    “Kami sudah mencoba kembali melakukan konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp. Pesan dibaca, tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan. Kami tetap membuka ruang yang seluas-luasnya kepada pihak perusahaan untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab,” ujar Ansar.

    Ansar menegaskan, IJS Pasangkayu akan tetap berpegang pada prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. Setiap informasi yang diperoleh dari masyarakat akan diverifikasi, sementara keterangan dari pihak perusahaan tetap akan dimuat sebagai bagian dari hak jawab.

    Ia juga meminta agar persoalan dugaan pencemaran atau limbah tidak hanya menjadi perdebatan antara masyarakat dan perusahaan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pemeriksaan instansi teknis yang memiliki kewenangan di bidang lingkungan hidup.

    “Kami memberitakan berdasarkan fakta yang kami temukan di lapangan. Kalau pihak perusahaan menyatakan itu bukan limbah, silakan dibuktikan melalui pemeriksaan dan kajian dari instansi yang berwenang. Kami siap memuat klarifikasi dan hasil pemeriksaan tersebut secara berimbang,” tegasnya.

    IJS Pasangkayu juga menyatakan akan terus memantau perkembangan persoalan tersebut, termasuk menunggu tanggapan resmi dari manajemen PT Palma Sumber Lestari terkait hasil investigasi lapangan yang dilakukan.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak Humas PT Palma Sumber Lestari belum memberikan tanggapan lanjutan atas hasil investigasi dan konfirmasi yang disampaikan Ketua IJS Pasangkayu.(red) 

    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Genap 38 Tahun, Andi Ansar Bahri Terima Apresiasi dari Pimpinan Umum Publik News

    September 4, 2026 News

    Publik News Kembali: Karena Suara Masyarakat Harus Tetap Ada

    Agustus 23, 2026 OPINI

    Warga Soroti Pengelolaan Parkir RSUD Regional Sulbar, Minta Transparansi dan Evaluasi Menyeluruh

    Agustus 3, 2026 Pemerintah
    PUBLIK UPDATE

    SD Inpres 5 Birobuli Gelar Peringatan Maulid Nabi, Bangun Karakter Siswa Teladani Rasulullah

    September 5, 2026

    Seorang Wartawan Ditemukan Meninggal Dikamar Kos di Pasangkayu, Polisi Datangi TKP

    September 6, 2026

    Persahabatan Tumbuh di Meja Pingpong Yasaka 

    September 10, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026

    Di Balik Hijau Sawit Pasangkayu: Ketika Janji Kesejahteraan Tersandung Sengketa Lahan

    September 6, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    banner iklan pasang disini
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.