Palu,publiknews.co.id. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako melaksanakan program penguatan UMKM kopi lokal di Kelurahan Bantaya, Kabupaten Parigi Moutong.
Program yang melibatkan UMKM tersebut berfokus pada peningkatan kualitas produksi, pengelolaan keuangan, penguatan merek dan kemasan, serta pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, praktik, dan pendampingan langsung dengan dukungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam bidang produksi, pelaku UMKM memperoleh pendampingan mengenai pemilihan bahan baku, penyangraian, penggilingan, pengemasan, pengendalian mutu, dan penerapan standar operasional prosedur. Mitra juga dikenalkan dengan sejumlah peralatan produksi dan penyajian kopi, seperti mesin penggiling, timbangan digital, mesin espresso, serta mesin press kemasan.
Hasil pendampingan menunjukkan tingkat produk yang memenuhi kriteria mutu meningkat dari 60 persen menjadi 85 persen. Kapasitas produksi agregat juga naik sebesar 35 persen.
Pada aspek manajemen, seluruh mitra mulai menerapkan pembukuan sederhana, menyusun rencana usaha, dan menggunakan SOP produksi. Harga jual produk meningkat dari Rp20.000 menjadi Rp26.000 per kemasan, sehingga pendapatan penjualan bulanan juga meningkat.
Program tersebut juga berhasil mendorong seluruh mitra menggunakan Instagram dan Facebook sebagai sarana pemasaran. Perbaikan kemasan, katalog digital, fotografi produk, serta diversifikasi produk seperti sirup kopi turut dilakukan untuk memperluas pasar.
Kolaborasi antara Universitas Tadulako, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah serta daya saing kopi lokal Parigi Moutong secara berkelanjutan.
Editor: Hamsyah HD

