PASANGKAYU, Publiknews.co.id – Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun dari kesadaran dan kedisiplinan setiap pengguna jalan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan upaya berkelanjutan dalam memberikan edukasi serta penegakan hukum yang humanis di lapangan.
Berangkat dari komitmen tersebut, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Patuh Marano 2026 Polres Pasangkayu terus mengintensifkan penertiban lalu lintas di wilayah hukumnya sebagai langkah preventif menekan pelanggaran dan kecelakaan.

Kegiatan penegakan hukum dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, pukul 08.00 hingga 23.00 WITA, di sejumlah titik rawan pelanggaran di Kabupaten Pasangkayu.
Personel Satgas Gakkum mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
Pengendara roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melakukan pelanggaran ringan diberikan teguran simpatik, sementara penindakan tilang difokuskan pada pelanggaran sasaran prioritas Operasi Patuh Marano 2026.
Dari hasil operasi, petugas memberikan 12 teguran humanis dan melakukan penindakan tilang terhadap pelanggar prioritas.um Ops Patuh Marano 2026 Polres Pasangkayu, IPDA Ivo, mengatakan penegakan hukum ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis melalui teguran, namun tilang tetap kami lakukan untuk pelanggaran prioritas. Kami berharap masyarakat semakin disiplin dan sadar aturan. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Operasi berjalan dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Polres Pasangkayu mengimbau masyarakat untuk melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta selalu mengutamakan keselamatan.
Sumber.
Humas Polres Pasangkayu/HRL

