Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Clearing House Sulbar: Kunci Perkuat Rantai Pasok Lokal dan Serap Tenaga Kerja
    Ekonomi

    Clearing House Sulbar: Kunci Perkuat Rantai Pasok Lokal dan Serap Tenaga Kerja

    Juli 8, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    MAMUJU, Pabliknews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, secara resmi membuka kegiatan Konsolidasi dan Clearing House dalam rangka Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK). 

    Kegiatan berlangsung di Ruang Teather Kantor Gubernur, Selasa 7 Juni 2026, dan dihadiri jajaran OPD di lingkungan pemprov Sulbar.

    Dalam arahannya, Junda Maulana menegaskan pentingnya menyamakan pemahaman dan strategi seluruh OPD dalam pengadaan barang/jasa.

    “Kegiatan ini sangat penting untuk mengkonsolidasikan dan menyamakan strategi kita dalam upaya percepatan dan peningkatan kualitas pengadaan barang/jasa pemerintah,” ujar Junda Maulana.

    Ia menekankan, Biro Pengadaan tidak hanya sebagai penyedia barang dan jasa. Peran ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

    “Kita tidak menginginkan produk dalam negeri tidak laku di pasar, khususnya di pasar Indonesia. Kalau di Indonesia sendiri tidak mau menggunakan, maka akan sulit dipercaya oleh negara negara lain,” tegasnya.

    Menurut Sekda, mengutamakan PDN bukan hanya soal kedaulatan ekonomi, tetapi juga strategi memperkuat rantai pasok lokal.

    “Kalau rantai pasok lokal berjalan, tentu akan berdampak pada pembukaan lapangan kerja sehingga angkatan kerja kita bisa terserap,” katanya.

    Saat ini sektor pertanian masih mendominasi 59% penyerapan tenaga kerja di Sulbar. Ia berharap sektor lain juga ikut tumbuh melalui pengadaan yang ramah produk lokal.

    Untuk itu, OPD diminta memperkuat koordinasi dan memperjelas spesifikasi teknis yang memprioritaskan produk lokal.

    Junda Maulana juga menyoroti peran koperasi sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Ia mendorong kemudahan akses UMKM dan koperasi dalam proses pengadaan.

    “Bagaimana mempermudah partisipasi mereka, serta memberikan pendampingan teknis agar produk dan layanannya berkualitas dan memenuhi standar sehingga bisa dibelanjakan melalui proses pengadaan,” jelasnya.

    Di tengah keterbatasan fiskal, Sekda mendorong perbaikan tata kelola pengadaan yang transparan dan efisien. Ia berharap seluruh rencana program dapat terlaksana dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Sulawesi Barat. 

    Melalui kegiatan ini pemprov Sulbar berkomitmen mengoptimalkan pengadaan barang/jasa melalui layanan Clearing House dan konsolidasi. Tujuannya memastikan paket-paket strategis berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan bebas dari kendala administrasi.

    Layanan ini dikelola Tim Clearing House Pemprov Sulbar yang melibatkan Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Biro Hukum, dan Inspektorat. Fokus utamanya adalah pencegahan kendala, optimalisasi PDN, serta pemberdayaan UMK dan koperasi. (*) 

    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Stok Pertalite di Pasangkayu Aman, Wabup Tinjau Langsung SPBU Bulucindolo

    Oktober 8, 2026 Pemerintah

    Diduga Ulah Mobil dan Motor Langsir, BBM di SPBU Sarjo Pasangkayu Cepat Habis, Pengendara Lewat Jadi Korban Antrean Panjang

    Oktober 7, 2026 DAERAH

    Komisi III DPRD Sulbar Konsultasikan Penanganan BSPS ke Balai P3KP Sulawesi II

    September 28, 2026 DAERAH
    PUBLIK UPDATE

    Petani Minta KPH Sarudu/Karossa Segera Mediasi Sengketa 20 Ha di Benggaulu

    Oktober 11, 2026

    Tanggapan Aduan Petani Sengketa Lahan 20 Hektare, KPH Sarudu/Karossa Siap Mediasi

    Oktober 12, 2026

    Gadai Mobil Rp20 Juta Raib, Dugaan Keterlibatan Oknum TNI‑AD

    September 24, 2026

    Dugaan Penyimpangan Dana Sekolah SMAN 14 Wajo

    Agustus 14, 2026

    DIDUGA JADI SOROTAN: Status 395 Ha HPL di Desa Harapan Luwu Timur Dipertanyakan, Disebut Lahan Kompensasi PLTA Karebbe

    Oktober 5, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    banner iklan pasang disini
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.