JAKARTA, Publiknews.co.id – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan atau courtesy call Atase Pertahanan (Athan) Singapura, ME7 Gan Chee Weng Melvin, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian diplomasi pertahanan Indonesia dan Singapura sekaligus momentum menjelang berakhirnya masa penugasan ME7 Gan Chee Weng Melvin sebagai Atase Pertahanan Singapura di Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi ME7 Gan selama menjalankan tugas di Indonesia. Peran tersebut dinilai turut mendukung terjalinnya komunikasi yang baik serta memperkuat hubungan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Singapura.
Menhan Sjafrie menilai komunikasi yang terbuka dan hubungan yang erat antarpersonel pertahanan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kemitraan kedua negara. Kerja sama pertahanan Indonesia-Singapura selama ini terus dikembangkan melalui berbagai bentuk komunikasi dan koordinasi antarinstitusi pertahanan.
Usai bertemu Menhan RI, ME7 Gan Chee Weng Melvin juga melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto dan Sekretaris Jenderal Kemhan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo.
Rangkaian pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan komunikasi dan koordinasi pertahanan antara Indonesia dan Singapura. Selain sebagai bentuk penghormatan menjelang berakhirnya masa tugas ME7 Gan, pertemuan itu juga memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin selama ini.
Melalui hubungan pertahanan yang konstruktif dan saling menguntungkan, Indonesia dan Singapura berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kemitraan pertahanan guna mendukung stabilitas dan keamanan kawasan.
Dengan berakhirnya masa penugasan ME7 Gan Chee Weng Melvin, hubungan baik yang telah dibangun selama menjalankan tugas di Indonesia diharapkan tetap menjadi bagian dari kesinambungan kerja sama pertahanan kedua negara ke depan.
Sumber: Kementerian Pertahanan Republik Indonesi
Edit: Red

