Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Pipa PAM Bocor Bertahun-tahun di Simpan Empat Areal Pemda Pasangkayu, Air Bersih Terbuang Percuma, Dinas Terkait Disorot
    SUARA WARGA

    Pipa PAM Bocor Bertahun-tahun di Simpan Empat Areal Pemda Pasangkayu, Air Bersih Terbuang Percuma, Dinas Terkait Disorot

    Juli 9, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    SULAWESI BARAT-PASANGKAYU, Pabliknews.co.id – Kondisi memprihatinkan terlihat di Jalan Andi Bandaco, tepatnya di simpang empat menuju Kantor Dinas Sosial, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu. Sebuah pipa jaringan air bersih milik pemerintah dilaporkan mengalami kebocoran dan hingga kini belum mendapat penanganan, meski disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.

    Kamis (9/7/2026), kebocoran tersebut masih terlihat jelas. Air terus mengalir keluar dari pipa dan terbuang sia-sia. Ironisnya, bagian pipa yang bocor hanya ditutupi dengan papan, tanpa adanya perbaikan permanen dari instansi yang bertanggung jawab.

    Sejumlah warga dan pengguna jalan mengaku heran karena kerusakan tersebut berada di kawasan pusat pemerintahan, namun seolah luput dari perhatian.

    “Setiap saya melintas di jalan ini, kebocoran itu selalu terlihat. Sudah bertahun-tahun kondisinya seperti itu. Pipa hanya ditutup papan, bukan diperbaiki. Sangat disayangkan karena air bersih terus terbuang,” ujar salah seorang warga.

    Warga menilai pembiaran tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan pemborosan sumber daya air. Menurut mereka, jika air yang keluar dari pipa bocor itu ditampung, dalam hitungan jam dapat mencapai ratusan liter.

    “Kalau air yang tumpah itu ditampung, mungkin jumlahnya lebih banyak yang terbuang daripada yang mengalir ke pelanggan. Ini jelas merugikan daerah dan masyarakat,” tambahnya.

    Kondisi ini juga dinilai merusak estetika kawasan perkantoran pemerintah. Kebocoran yang dibiarkan berlangsung lama menimbulkan kesan kurangnya pengawasan terhadap aset daerah, padahal lokasinya berada di jalur yang setiap hari dilalui aparatur sipil negara maupun masyarakat.

    Masyarakat mendesak dinas atau perusahaan daerah yang membidangi pelayanan air bersih agar segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Mereka berharap pemerintah tidak menunggu kerusakan semakin parah sebelum mengambil tindakan.

    Selain berpotensi menyebabkan pemborosan air bersih, kebocoran tersebut juga menjadi simbol lemahnya pemeliharaan infrastruktur dasar di kawasan pusat pemerintahan. Publik kini menanti langkah konkret dari instansi terkait untuk segera menghentikan pemborosan air dan memperbaiki fasilitas yang selama ini terkesan diabaikan.

    Hingga berita ini di turunkan Media online akan berupaya mengkonfirmasi Dinas terkait dan mengambil penjelasan yang akurat.

    Penulis: Media Online

    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Jalan Berlubang di Sekeliling Kantor Pemda Pasangkayu Dikeluhkan Warga, Rawan Lakalantas hingga Cederai Wajah Ibu Kota Kabupaten

    Juli 9, 2026 SUARA WARGA

    Masyarakat Berharap Pelayanan Publik Semakin Cepat dan Transparan

    Juli 5, 2026 Nasional
    PUBLIK UPDATE

    Ada Perbedaan Cara Hitung Skor, LSM Lemkira Minta Disdik Sulsel Awasi Proses SPMB

    Juni 27, 2026

    Pengusaha Tambang Pasir Minta Evaluasi Pembatasan RKAB, Khawatir Lapangan Kerja dan Pasokan Material Terganggu

    Juli 7, 2026

    Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai, Perebutan Tiket Perempat Final Kian Memanas

    Juli 4, 2026

    Jalan Berlubang di Sekeliling Kantor Pemda Pasangkayu Dikeluhkan Warga, Rawan Lakalantas hingga Cederai Wajah Ibu Kota Kabupaten

    Juli 9, 2026

    Polres Pasangkayu Kejar Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur yang Manfaatkan Kepercayaan Keluarga

    Juli 7, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa Juli 3, 2026

    Warga Harapkan Pengaspalan Jalan Balintuma, Akses Penghubung Antar Desa

    Juli 3, 2026 Info Desa

    SIGI, PublikNews.co.id– Warga Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, berharap pemerintah daerah segera memberikan…

    Turnamen Voli Sambaliwali Cup I Resmi Digelar, Menyatukan Prestasi dan Persaudaraan

    Mei 3, 2026

    Lapak Raya dan Harapan Baru: Jejak Pengabdian Mahasiswa KKN di Desa Nepo”

    April 18, 2026

    Pemerintah Desa Poda-Poda Tuntaskan Pembangunan Rabat Beton dan Gedung TK/PAUD dari Dana Desa 2025

    Februari 17, 2026
    PUBLIK POPULAR
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.