Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Lapak Raya dan Harapan Baru: Jejak Pengabdian Mahasiswa KKN di Desa Nepo”
    Info Desa

    Lapak Raya dan Harapan Baru: Jejak Pengabdian Mahasiswa KKN di Desa Nepo”

    April 18, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    Wajo,- Di bawah langit pagi yang masih menyisakan embun, denyut kehidupan Desa Nepo perlahan menemukan iramanya. Di sebuah ruang sederhana Kantor Desa Nepo, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Kamis (16/4/2026), sekelompok mahasiswa dari UIN Alauddin Makassar menghadirkan gagasan yang tak sekadar program kerja, melainkan harapan yang dirangkai bersama masyarakat.

    Mengusung tema, “Optimalisasi Potensi Desa Melalui Pendidikan, Nilai Keagamaan, dan Pemberdayaan Ekonomi,” mahasiswa KKN Angkatan 78 membuka langkah pengabdian mereka lewat sebuah seminar yang hangat, sekaligus penuh makna. Forum ini menjadi jembatan awal menghubungkan semangat akademik dengan realitas desa, antara ide dan kebutuhan, antara rencana dan harapan.

    Hadir dalam ruang itu berbagai elemen penting desa: kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga para guru dan kader. Mereka duduk sejajar, mendengarkan, sekaligus menjadi bagian dari cerita yang sedang ditulis bersama.

    Kepala Desa Nepo, Drs. Sulhi, menyambut kehadiran mahasiswa dengan nada optimisme yang teduh. Baginya, kehadiran para mahasiswa bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan peluang untuk menyalakan energi baru di tengah masyarakat. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap program kerja yang akan dijalankan, seraya berharap mahasiswa mampu berbaur, memahami, dan tumbuh bersama warga.

    Di sisi lain, Koordinator Desa, Andi Raihan Musyari, berbicara dengan nada yang lebih reflektif. Ia memandang forum ini sebagai ruang dialog, bukan monolog. Sebuah wadah di mana kritik dan saran menjadi bagian penting dari perjalanan program. Baginya, keberhasilan bukan hanya soal rencana yang baik, tetapi tentang sejauh mana masyarakat ikut berjalan di dalamnya.

    Mahasiswa KKN Angkatan 78 membagi langkah mereka ke dalam empat poros utama: pendidikan, keagamaan, ekonomi, dan administrasi desa. Namun, dari keempat itu, denyut paling kuat terasa pada sektor ekonomi adalah sebuah upaya untuk menjawab tantangan zaman.

    Melalui program “Bersama Kelola Lapak Raya”, mahasiswa mencoba menyalakan semangat baru dalam pengembangan UMKM desa. Digitalisasi menjadi pintu masuk: sosialisasi penggunaan QRIS dan penguatan branding produk lokal diharapkan mampu membawa pelaku usaha kecil melangkah lebih jauh, melintasi batas pasar tradisional menuju ruang digital yang lebih luas.

    Di bidang pendidikan, kegiatan *Speaking English & Islamic Study* hadir sebagai ruang belajar yang membebaskan tempat siswa tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman. Sementara itu, di ranah keagamaan, lantunan ayat suci Al-Qur’an menjadi pusat perhatian, dengan fokus pada perbaikan tajwid dan makhraj untuk membangun kedalaman spiritual dari hal yang paling mendasar.

    Tak kalah penting, mahasiswa juga menyentuh aspek administrasi desa melalui pembaruan data penduduk tahun 2026. Sebuah kerja sunyi yang mungkin tak terlihat gemerlap, tetapi menjadi fondasi bagi pelayanan publik yang lebih akurat dan berdaya guna.

    Seminar itu pun berakhir, namun bukan sebagai penutup. Ia justru menjadi awal dari perjalanan panjang, tentang kolaborasi, tentang belajar bersama, dan tentang perubahan yang tumbuh perlahan.

    Di Desa Nepo, mahasiswa bukan sekadar tamu. Mereka adalah bagian dari cerita. Dan seperti yang tersirat dalam penutupan kegiatan itu, pengabdian ini menjadi penegasan kembali bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang tidak hanya datang membawa program, tetapi juga harapan yang ingin ditinggalkan.(**)

    #mahasiswa #desanepo #wajo
    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Jelang HUT RI ke-81, Polres Pasangkayu Bagikan Bendera Merah Putih

    Agustus 15, 2026 News

    Soal Penolakan Siswa Lolos Seleksi SMPN 8, LSM LEMKIRA Soroti Profesionalisme SPMB Diknas Kota Makassar 2026

    Agustus 15, 2026 News

    Dugaan Penyimpangan Dana Sekolah SMAN 14 Wajo

    Agustus 14, 2026 News
    PUBLIK UPDATE

    Heboh! Honor Operator SDN 003 Kandeapi Diduga Disunat, Rekening Koran BOS Bongkar Pembayaran Tunai Janggal

    Juli 27, 2026

    Masyarakat Adat Desak Dilibatkan Sebagai Subjek Utama di Tengah Konflik Lahan 4 Perusahaan Astra Group di Pasangkayu

    Juli 23, 2026

    Ketua IJS Pasangkayu Turun Investigasi Dugaan Limbah PT Palma Sumber Lestari, Temukan Fakta Berbeda dari Klaim Humas

    Agustus 10, 2026

    L-KONTAK: Dugaan Saja Tidak Cukup, Status SHM Pasar Raya Makassar Harus Diuji Mekanisme Hukum

    Juli 31, 2026

    Diduga Cemari Sungai Salubiro Berulang Kali, PT Palma Kembali Disorot: Warga Minta DLH Sulbar Bertindak Tegas

    Juli 26, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa Juli 31, 2026

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026 Info Desa

    Polewali Mandar, 30 Juli 2026,— Untuk melindungi akses warga, Pemerintah Desa Bonne-Bonne berencana merealisasikan pembangunan…

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026

    Warga Harapkan Pengaspalan Jalan Balintuma, Akses Penghubung Antar Desa

    Juli 3, 2026
    PUBLIK POPULAR
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.