PUBLIKNEWS.CO.ID, MAJENE – Kondisi sarana dan prasarana di SDN 17 Camba, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Pihak sekolah melayangkan harapan besar agar Kementerian terkait segera memproses proposal bantuan Sarana dan Prasarana (Sapras) yang telah diajukan demi kelangsungan pendidikan yang layak.
Rabu (15/04/2026), masalah utama yang menghantui sekolah ini adalah buruknya sistem drainase. Setiap kali intensitas hujan meningkat, area sekolah berubah menjadi genangan air yang membahayakan.
Kepala Sekolah SDN 17 Camba, Ibu Kartini, S.Ag., menjelaskan bahwa infrastruktur peresapan air menjadi prioritas paling mendesak saat ini.
“Kami sangat memohon agar proposal kami segera diproses. Fasilitas utama kami perlu dibenahi, terutama alat peresapan air. Kalau banjir, air tergenang sampai setinggi lutut. Kondisi ini tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” ungkap Ibu Kartini dengan nada penuh harap.
Selain ancaman banjir, Ibu Kartini juga merinci beberapa fasilitas lain yang masuk dalam daftar perbaikan mendesak, di antaranya adalah renovasi Toilet (WC) sekolah serta pengadaan Pos Satpam untuk meningkatkan standar keamanan lingkungan sekolah.
Genangan air yang mencapai lutut tidak hanya menghambat akses belajar mengajar, tetapi juga berisiko menimbulkan masalah kesehatan bagi para siswa serta mempercepat kerusakan material bangunan sekolah.
Pihak sekolah berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait memberikan atensi khusus pada SDN 17 Camba agar bantuan rehabilitasi dapat segera direalisasikan pada tahun anggaran ini.

