PUBLIKNEWS.CO.ID, MAJENE – Pemerintah Kabupaten Majene menggelar Forum Advokasi Komitmen Pemerintah Daerah dan Lintas Sektor dalam rangka percepatan Program Keamanan Pangan Terpadu pada Rabu, 15 April 2026. Bertempat di Aula Kantor Bupati Majene, kegiatan ini menjadi langkah strategis daerah untuk memastikan standar kesehatan pangan terjaga dari tingkat desa hingga pasar.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Majene, didampingi Asisten 1 Setda Majene yang mewakili Sekretaris Daerah. Turut hadir sebagai narasumber utama, Kepala Balai POM di Mamuju, Burham Sidobejo, SH., MH.
Fokus Tiga Pilar Utama
Program Keamanan Pangan Terpadu tahun 2026 ini menitikberatkan pada tiga sektor krusial:
Desa Pangan Aman: Mendorong kemandirian masyarakat desa dalam mengawasi pangan yang beredar di wilayahnya.
SAPA Sekolah: Program pembudayaan keamanan pangan di lingkungan pendidikan untuk melindungi generasi muda.
Pasar Pangan Aman: Menjamin bahan pangan yang dijual di pasar bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil.
Komitmen Pemerintah Daerah Dalam sambutannya, Wakil Bupati Majene menegaskan bahwa keamanan pangan adalah urusan wajib yang menyangkut kesehatan publik dan kualitas sumber daya manusia.
“Kita ingin Majene tidak hanya unggul secara pembangunan fisik, tapi juga unggul dalam standar kesehatan masyarakatnya. Kolaborasi dengan BPOM ini adalah kunci untuk mewujudkan Kabupaten Pangan Aman di tahun 2026,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPOM Mamuju, Burham Sidobejo, SH., MH., mengapresiasi proaktifnya Pemkab Majene. Ia menekankan bahwa advokasi ini bertujuan agar setiap sektor memiliki pemahaman yang sama dalam mengawal rantai pangan dari hulu ke hilir.
Dukungan Lintas Sektor Kegiatan ini juga dihadiri oleh pemangku kepentingan strategis lainnya, di antaranya: Kabag Umum Setda Majene Camat Banggae sebagai wilayah percontohan perkotaan.
Ketua APDESI Kabupaten Majene Kepala Desa Bonde Utara sebagai representasi penggerak desa.
Sejumlah pejabat eselon II dan III terkait di lingkup Pemkab Majene.
Melalui forum ini, seluruh pihak yang hadir menandatangani komitmen bersama untuk mengintegrasikan program keamanan pangan ke dalam rencana kerja perangkat daerah maupun anggaran desa. Dengan sinergi ini, Kabupaten Majene optimis mampu meraih predikat Kabupaten Pangan Aman pada evaluasi nasional mendatang.

