Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Meretas Jejak Pahlawan dan Bahasa Ibu: Polewali Mandar Gelar FGD Calon Pahlawan Nasional Ammana Wewang
    News

    Meretas Jejak Pahlawan dan Bahasa Ibu: Polewali Mandar Gelar FGD Calon Pahlawan Nasional Ammana Wewang

    Juli 18, 2025
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    Polewali Mandar, 17 Juli 2025,- Di bawah langit Mandar yang sarat sejarah dan makna, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menggelar sebuah forum diskusi yang tak sekadar merumuskan agenda, namun juga membangkitkan ingatan kolektif akan jati diri. Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Meretas Jalan Pengusulan Calon Pahlawan Nasional dan Penguatan Muatan Lokal” digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Polman, Kamis (17/7), menjadi panggung penting bagi upaya pelestarian bahasa Mandar dan pengusulan Ammana Wewang sebagai calon pahlawan nasional.

    Di ruang yang hangat oleh semangat para tokoh adat, akademisi, budayawan, jajaran OPD, hingga keturunan Ammana Wewang, diskusi berjalan penuh semangat. Mereka tak sekadar membahas masa lalu, melainkan merancang masa depan yang berpijak pada akar sejarah lokal. Suasana forum menjadi saksi bahwa Polewali Mandar masih teguh memeluk identitasnya bahasa, budaya, dan para pejuangnya.

    “Jangan sampai kita kehilangan ingatan kolektif terhadap sejarah besar daerah ini. Sudah saatnya Ammana Wewang diusulkan sebagai pahlawan nasional,” tegas Prof. Muhlis Paeni, Ketua Dewan Pakar Memori Kolektif Bangsa Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dalam paparannya yang memantik gelombang semangat dari seluruh peserta.

    Prof. Muhlis tak hanya menyoroti sosok Ammana Wewang yang dinilainya layak diakui secara nasional, tapi juga menggarisbawahi perlunya langkah administratif yang konkret, seperti pembentukan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), sebagai pintu masuk pengusulan gelar kepahlawanan secara resmi.

    Wakil Bupati Polman, Hj. Andi Nursami Masdar, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam proses pengusulan ini. “Saat ini, Polman baru memiliki satu pahlawan nasional, yaitu Ibu Andi Depu. Kami ingin ada lagi tokoh lokal yang menyusul, dan Ammana Wewang adalah nama yang patut diperjuangkan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa sejarah lokal adalah fondasi penting dalam membangun kebanggaan generasi masa depan.

    Dukungan kuat juga datang dari pihak keluarga Ammana Wewang. Andi Hisbullah Mastar, cicit beliau sekaligus Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Polman, menyebut bahwa perjuangan sang leluhur tak hanya bernilai sejarah, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendongkrak sektor pariwisata daerah.

    “Haul Ammana Wewang sudah rutin digelar di Tinambung, dan makam beliau kini berada di Talolo. Jika status pahlawan nasional dikukuhkan, ini bisa menjadi ikon baru pariwisata sejarah di Polewali Mandar,” ujarnya dengan mata berbinar, seakan menyaksikan masa depan yang tengah ditata lewat jalan sejarah.

    FGD ini pun tak berakhir dengan wacana semata. Ada sejumlah poin penting yang disepakati, antara lain: mendorong lahirnya Peraturan Bupati (Perbup) tentang Muatan Lokal Bahasa Mandar di sekolah-sekolah, percepatan pembentukan TP2GD, serta penguatan kolaborasi lintas generasi dalam pelestarian sejarah dan budaya Mandar.

    Di hari itu, Polewali Mandar seolah membuka kembali lembar-lembar sejarahnya, menyalakan obor ingatan akan tokoh-tokoh yang berjasa, dan menggelorakan kembali bahasa ibu yang mulai senyap di tengah arus zaman. Sebuah langkah kecil dengan makna besar bagi sejarah, bagi budaya, dan bagi anak cucu Mandar kelak. (ed/arja)

    Editor : Abdul Rajab Abduh

    #abdulrajababduh
    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Muhammad Sabir Ukir Prestasi, Wasit Asal Sulbar Bertugas di Asian Games Jepang 2026

    September 30, 2026 News

    Polairud Polres Pasangkayu Tangani Penemuan Pria Gantung Diri di Pantai Batu Oge

    September 30, 2026 News

    Polres Pasangkayu Perkuat Digitalisasi Lewat Verifikasi IKD dan Pengaktifan Agen Perlinsos

    September 29, 2026 News
    PUBLIK UPDATE

    SD Inpres 5 Birobuli Gelar Peringatan Maulid Nabi, Bangun Karakter Siswa Teladani Rasulullah

    September 5, 2026

    Seorang Wartawan Ditemukan Meninggal Dikamar Kos di Pasangkayu, Polisi Datangi TKP

    September 6, 2026

    Persahabatan Tumbuh di Meja Pingpong Yasaka 

    September 10, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026

    Di Balik Hijau Sawit Pasangkayu: Ketika Janji Kesejahteraan Tersandung Sengketa Lahan

    September 6, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    banner iklan pasang disini
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.