Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » L-KONTAK Pertanyakan Kualitas Bangunan Kampung Nelayan Merah Putih Untia
    News

    L-KONTAK Pertanyakan Kualitas Bangunan Kampung Nelayan Merah Putih Untia

    Januari 9, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    Publiknews.co.id, Makassar – Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Untia, Kota Makassar, menuai kritikan tajam dari Lembaga Komunitas Anti Korupsi (L-KONTAK). Kegiatan dibawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, dilaksanakan oleh PT. Adhi Karya (Persero) Tbk tahun anggaran 2025.

    Berdasarkan hasil pemantauan L-KONTAK, ditemukan beberapa kejanggalan diantaranya, para pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara utuh, dan mutu beton pada elemen struktur yang diduga tidak melalui uji tekan dan uji laboratorium.

    Dian Resky Sevianti, Ketua Divisi Monitoring Dan Evaluasi L-KONTAK, menganggap pada pekerjaan struktur seperti kolom dan dan jalan, terksean dikerjakan asal jadi.

    Dian Resky meminta, KKP melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dapat menunjukan mutu beton berapa yang digunakan.

    “Beton dikerjakan menggunakan molen biasa. Bagaimana bisa diketahui hasilnya beton dengan fc berapa yang terpasang? Maka patut dicurigai, apakah mutu beton yang dilaksanakan sudah sesuai dengan kontraknya? Hal ini penting disampaikan agar tidak menimbulkan persepsi negatif,” tegas Dian Resky, Jumat, (09/01/2026).

    Dian Resky juga meragukan PT. Adhi Karya (Persero) Tbk telah melakukan uji tekan dan uji laboratorium sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan.

    “Uji tekan beton diadakan pada laboratorium dimana?,” tanyanya.

    Maka menurut Dian Resky, pengambilan sampel beton inti (core) wajib dilakukan PPK dan Konsultan Pengawas, sehingga nantinya mendapatkan pembanding hasil uji kuat tekan beton yang terlaksana.

    “Kami menduga, ada potensi bukti fisik berbeda dengan bukti yang tertuang dalam kontrak terkait mutu betonnya, dan itu bisa menjadi penyebab terjadinya Penggelembungan (Mark-up) harga,” ungkapnya.

    Bahkan Dian Resky menantang pihak-pihak yang ingin berlindung atas pengawasan oleh Kejaksaan dan Kepolisian untuk melakukan jumpa pers dengan membawa data pendukung.

    “Saya tantang pihak-pihak yang mengatakan ini kegiatan diawasi oleh Kejaksaan dan Kepolisian untuk jumpa pers, tapi dengan data pendukungnya. Apakah tidak menggunakan APD secara utuh dapat dikatakan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)? Apakah pihak Kejaksaan dan Kepolisian mau membela sesuatu yang tidak sesuai prosedur? Lalu fungsi pengawasannya dimana? Konsultan Supervisi kerjanya apa? Apakah itu yang dikatakan profesional, apalagi perusahaan plat merah? Kenapa para pekerja dibiarkan tidak menggunakan APD secara utuh, atau tunggu ada musibah?,” jelasnya.

    Secepatnya L-KONTAK akan melayangkan surat klarifikasi ke KKP terkait temuan tersebut untuk selanjutnya diteruskan ke pihak terkait lainnya. (*)

    L-KONTAK Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih PT. Adhi Karya (Persero) Tbk
    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Muhammad Sabir Ukir Prestasi, Wasit Asal Sulbar Bertugas di Asian Games Jepang 2026

    September 30, 2026 News

    Polairud Polres Pasangkayu Tangani Penemuan Pria Gantung Diri di Pantai Batu Oge

    September 30, 2026 News

    Polres Pasangkayu Perkuat Digitalisasi Lewat Verifikasi IKD dan Pengaktifan Agen Perlinsos

    September 29, 2026 News
    PUBLIK UPDATE

    SD Inpres 5 Birobuli Gelar Peringatan Maulid Nabi, Bangun Karakter Siswa Teladani Rasulullah

    September 5, 2026

    Seorang Wartawan Ditemukan Meninggal Dikamar Kos di Pasangkayu, Polisi Datangi TKP

    September 6, 2026

    Persahabatan Tumbuh di Meja Pingpong Yasaka 

    September 10, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026

    Di Balik Hijau Sawit Pasangkayu: Ketika Janji Kesejahteraan Tersandung Sengketa Lahan

    September 6, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    banner iklan pasang disini
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.