Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Konflik Iran-Israel Memanas, Pengamat: Potensi Krisis Global tak Bisa Diabaikan
    News

    Konflik Iran-Israel Memanas, Pengamat: Potensi Krisis Global tak Bisa Diabaikan

    Juni 22, 2025
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    Publiknews.co,id, Jakarta — Pengamat Timur Tengah Dina Sulaeman mengungkap akar historis konflik antara Iran dan Israel serta dampak yang lebih luas terhadap Palestina dan stabilitas global. Dalam sebuah diskusi geopolitik, ia menegaskan bahwa permusuhan kedua negara bukan hanya konflik politik biasa, melainkan bersumber dari ideologi dan sejarah panjang.

    Menurut Dina, sebelum Revolusi Islam Iran pada 1979, Iran justru merupakan sekutu dekat Israel dan Amerika Serikat. Shah Iran saat itu, Reza Pahlavi, bahkan bekerja sama secara intensif dengan agen intelijen Israel, Mossad. Namun, setelah Revolusi Islam yang dipimpin Ayatollah Khomeini, kebijakan luar negeri Iran berubah total.

    “Iran setelah 1979 menjadikan pembelaan terhadap Palestina sebagai prinsip utama kebijakan luar negerinya. Sejak awal, Imam Khomeini menyebut Israel sebagai musuh utama umat Islam,” ujar Dina dalam paparannya pada acara Diskusi Rutin Forum Kramat bertajuk “Perang Iran – Israel – Sekadar Ancaman Kawasan atau Ancaman Global?” di Jakarta, Jumat (20/6/2025).

    Iran secara terbuka memberikan dukungan kepada kelompok perjuangan Palestina seperti Hamas, termasuk bantuan senjata dan pelatihan militer. Hal ini, kata Dina, menjadi salah satu alasan utama Israel memandang Iran sebagai ancaman eksistensial.

    “Hamas sudah secara terbuka menyatakan bahwa jika tidak ada Iran, mereka tidak akan punya roket. Ini jelas membuat Israel merasa terancam secara langsung,” tambahnya.

    Dampak Langusng ke Gaza dan Dunia

    Konflik berkepanjangan itu berdampak besar terhadap rakyat Gaza, yang berada di garis depan pertarungan ideologis Iran-Israel. Selain itu, potensi meluasnya perang bisa memicu krisis global, terutama jika Iran memutuskan menutup Selat Hormuz—jalur vital perdagangan minyak dunia.

    “Jika Selat Hormuz ditutup, maka pasokan energi global terganggu. Dunia bisa masuk dalam resesi ekonomi,” jelas Dina.

    Dina juga menyoroti kemungkinan intervensi militer Amerika Serikat. Jika Washington memutuskan menyerang Iran, maka respons balasan dari Teheran hampir pasti terjadi dan akan menyasar pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara Teluk.

    “Iran sudah menyatakan bahwa jika diserang, mereka akan membalas ke seluruh kepentingan AS di Timur Tengah. Ini bisa menghancurkan stabilitas kawasan dan memicu perang besar,” tegasnya.

    Dina menegaskan bahwa konflik Iran-Israel berpotensi menjadi pemicu ketegangan global. Oleh karena itu, komunitas internasional harus mendorong solusi damai dan menahan diri dari eskalasi militer.

    “Kalau dunia tidak bergerak cepat, semua pihak akan menanggung kerugian. Tidak hanya Palestina, tapi seluruh dunia bisa terdampak,” pungkasnya.

    #ANCAMAN GLOBAL #HAMAS #KONFLIK ISRAEL DAN IRAN #KONFLIK TIMUR TENGAH #PERANG DUNIA III
    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Muhammad Sabir Ukir Prestasi, Wasit Asal Sulbar Bertugas di Asian Games Jepang 2026

    September 30, 2026 News

    Polairud Polres Pasangkayu Tangani Penemuan Pria Gantung Diri di Pantai Batu Oge

    September 30, 2026 News

    Polres Pasangkayu Perkuat Digitalisasi Lewat Verifikasi IKD dan Pengaktifan Agen Perlinsos

    September 29, 2026 News
    PUBLIK UPDATE

    SD Inpres 5 Birobuli Gelar Peringatan Maulid Nabi, Bangun Karakter Siswa Teladani Rasulullah

    September 5, 2026

    Seorang Wartawan Ditemukan Meninggal Dikamar Kos di Pasangkayu, Polisi Datangi TKP

    September 6, 2026

    Persahabatan Tumbuh di Meja Pingpong Yasaka 

    September 10, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026

    Di Balik Hijau Sawit Pasangkayu: Ketika Janji Kesejahteraan Tersandung Sengketa Lahan

    September 6, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    banner iklan pasang disini
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.