Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Kasus Dugaan Pelemparan Rumah dan Intimidasi, Budiman Saya Tak Direspon dengan Objektif
    News

    Kasus Dugaan Pelemparan Rumah dan Intimidasi, Budiman Saya Tak Direspon dengan Objektif

    Juli 19, 2025
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    PUBLIKNEWS.CO.ID, MAROS  – Budiman S, warga Kecamatan Moncongloe, menyampaikan keluhan terbuka terhadap kinerja aparat Polsek Moncongloe, Polres Maros, dalam menangani kasus dugaan pelemparan rumah dan intimidasi yang menimpanya.

    Dalam keterangan persnya Budiman menyebutkan bahwa dirinya menjadi korban kekerasan dan penganiayaan, namun laporan yang diajukan dinilai tak direspon secara objektif oleh pihak kepolisian.

    Kejadian bermula pada Sabtu, 10 Mei 2025, sekitar pukul 15.00 WITA, saat Budiman sedang melakukan latihan menembak menggunakan senapan angin di pekarangan rumahnya sendiri.

    Aktivitas ini kemudian mendapat teguran dari beberapa tukang bangunan di rumah tetangga, termasuk seorang pria bernama Adam, yang khawatir akan keselamatan anak-anak di sekitar lokasi.

    “Saya sudah menjelaskan dan menunjukkan bahwa saya menggunakan senapan angin kaliber 4.5 mm secara aman di lahan saya sendiri. Tapi beberapa saat kemudian, polisi dari Polsek Moncongloe datang berdasarkan laporan dari istri Adam yang juga bekerja di Polsek,” ujar Budiman.

    Budiman mengaku telah menawarkan agar senapan miliknya dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa, namun ditolak dengan alasan bahwa senapan tersebut hanya “senapan biasa”.

    Ketegangan memuncak pada malam harinya. Saat Budiman kembali dari Makassar dan tengah memeriksa kebunnya, ia mengaku diserang oleh sekelompok orang yang melemparkan batu ke arah rumahnya.

    “Saya dilempar dari jarak dekat oleh Adam dan kawan-kawannya. Siku kanan saya terluka saat menangkis batu,” katanya.

    Meski telah menghubungi polisi berulang kali, menurut Budiman, aparat baru tiba sekitar pukul 23.00 WITA dan tidak langsung mengambil tindakan terhadap para pelaku. Ia baru membuat laporan resmi sekitar pukul 00.30 WITA dan mendapatkan surat visum.

    Namun yang disesalkan Budiman, menurutnya proses penyelidikan setelah kejadian berjalan lambat. Barang bukti baru dikumpulkan keesokan harinya setelah didampingi kuasa hukum, dan bahkan, Budiman mengklaim pihak penyidik lebih mendorong penyelesaian damai dan sempat mengancam akan menetapkan dirinya juga sebagai tersangka atas dugaan pengancaman balik yang dilaporkan pihak pelaku.

    “Dalam gelar perkara 10 Juli 2025, tidak semua bukti yang saya berikan dibahas. Saya merasa perlakuan terhadap saya tidak adil dan keberpihakan sangat jelas,” tegas Budiman.

    Sementata itu Kasat Reskrim Polres Maros IPTU Ridwan, saat dikonfirmasi oleh wartawan, menyampaikan bahwa proses kasus tersebut kini telah masuk ke tahap penyidikan dan masih berjalan sesuai prosedur.

    Meski tidak menjelaskan secara rinci siapa pelaku yang sudah naik ketahap penyidikan dan pasal berapa, Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan pengawasan secara intensif terhadap penyidikan yang ditangani Unit Reskrim Polsek Moncongloe.

    “Kami tetap menngikuti dan melakukan pengawasan terhadap penyidikan yang dilakukan oleh unit reskrim Mongcongloe untuk memberikan kepastian hukum

    Budiman S
    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Muhammad Sabir Ukir Prestasi, Wasit Asal Sulbar Bertugas di Asian Games Jepang 2026

    September 30, 2026 News

    Polairud Polres Pasangkayu Tangani Penemuan Pria Gantung Diri di Pantai Batu Oge

    September 30, 2026 News

    Polres Pasangkayu Perkuat Digitalisasi Lewat Verifikasi IKD dan Pengaktifan Agen Perlinsos

    September 29, 2026 News
    PUBLIK UPDATE

    SD Inpres 5 Birobuli Gelar Peringatan Maulid Nabi, Bangun Karakter Siswa Teladani Rasulullah

    September 5, 2026

    Seorang Wartawan Ditemukan Meninggal Dikamar Kos di Pasangkayu, Polisi Datangi TKP

    September 6, 2026

    Persahabatan Tumbuh di Meja Pingpong Yasaka 

    September 10, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026

    Di Balik Hijau Sawit Pasangkayu: Ketika Janji Kesejahteraan Tersandung Sengketa Lahan

    September 6, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    banner iklan pasang disini
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.