Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Dua Dekade Terisolasi, Warga Pumbalar: “Jangan Jadikan Kami Alat Politik, Pusat Harus Turun Tangan!”
    News

    Dua Dekade Terisolasi, Warga Pumbalar: “Jangan Jadikan Kami Alat Politik, Pusat Harus Turun Tangan!”

    Maret 29, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    PUBLIKNEWS.CO.ID, MAJENE – Masyarakat Dusun Pumbalar, Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, menyatakan mosi tidak percaya terhadap janji-janji politik yang selama ini kerap mendatangi mereka menjelang kontestasi pemilihan.

    Selama 20 tahun, akses infrastruktur jalan di wilayah pegunungan tersebut terbengkalai tanpa sentuhan pembangunan sedikit pun.
    Hasil investigasi lapangan pada Sabtu (28/03/2026) memperlihatkan kondisi jalan yang rusak parah, berupa tanah dan bebatuan lepas yang sangat mengancam keselamatan warga saat melintas.

    Kondisi ini membuat mobilitas ekonomi dan akses kesehatan warga menjadi sangat terhambat.
    Kepala Dusun Pumbalar, Herman, mengungkapkan bahwa masyarakat kini berada pada titik jenuh terdalam. Ia menegaskan bahwa aspirasi warga selama dua dekade terakhir hanya menjadi penghias dokumen rapat tanpa realisasi nyata.

    “Selama 20 tahun aspirasi kami hanya berakhir di meja rapat. Selalu disebut prioritas di tingkat kecamatan, tapi realisasinya nihil. Kami ingatkan, jangan hanya jadikan masyarakat kami sebagai alat politik atau lumbung suara saat pemilu, sementara nasib kami diabaikan setelahnya,” tegas Herman.

    Lebih lanjut, Herman menekankan bahwa kritik warga kini tidak lagi hanya ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Majene, tetapi juga kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Pemerintah Pusat. Warga menyadari bahwa kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten sangat terbatas, sehingga intervensi anggaran dari kementerian terkait menjadi keharusan.

    “Kami tahu anggaran daerah mungkin tidak cukup. Karena itu, kami menuntut perhatian serius dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Anggaran yang dikelola kementerian wajib dialokasikan untuk kami. Jangan biarkan Pumbalar terus dianaktirikan dalam pembangunan nasional,” tambahnya.

    Terisolasinya Dusun Pumbalar selama puluhan tahun menjadi cermin retaknya pemerataan pembangunan di wilayah pelosok. Warga mendesak adanya langkah konkret dari lintas sektoral agar anggaran kementerian segera dikucurkan untuk membenahi infrastruktur yang telah rusak selama dua generasi tersebut.

    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Ari Lasso Pukau Ribuan Warga di Malam Penutupan HUT ke-48 Kota Palu

    Oktober 1, 2026 DAERAH

    Muhammad Sabir Ukir Prestasi, Wasit Asal Sulbar Bertugas di Asian Games Jepang 2026

    September 30, 2026 News

    Polairud Polres Pasangkayu Tangani Penemuan Pria Gantung Diri di Pantai Batu Oge

    September 30, 2026 News
    PUBLIK UPDATE

    SD Inpres 5 Birobuli Gelar Peringatan Maulid Nabi, Bangun Karakter Siswa Teladani Rasulullah

    September 5, 2026

    Seorang Wartawan Ditemukan Meninggal Dikamar Kos di Pasangkayu, Polisi Datangi TKP

    September 6, 2026

    Persahabatan Tumbuh di Meja Pingpong Yasaka 

    September 10, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026

    Di Balik Hijau Sawit Pasangkayu: Ketika Janji Kesejahteraan Tersandung Sengketa Lahan

    September 6, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    banner iklan pasang disini
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.