Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Diduga Mengaku Debt Collector, Pria Tahan Pengendara di Parkiran Toko Makassar
    Hukum

    Diduga Mengaku Debt Collector, Pria Tahan Pengendara di Parkiran Toko Makassar

    Februari 21, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    Publiknews.co.id, Makassar — Seorang pria yang mengaku sebagai debt collector menghadang pengendara motor yang hendak keluar dari parkiran Alaska Store yang berlokasi di Jalan Pengayoman No.8, Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di ruang publik dan dinilai meresahkan.Sabtu (21/2/2026)

    Pria tersebut tampil dengan mengenakan baju kotak-kotak lengan panjang serta topi di kepala. Penampilannya yang disebut-sebut menyerupai preman membuat sejumlah pengunjung toko merasa waswas. Ia langsung menghadang salah satu pengendara motor yang hendak meninggalkan lokasi parkir.

    Pengendara yang ditahan merasa tidak terima atas perlakuan tersebut. Pasalnya, pria itu mempertanyakan status pembayaran motor yang disebut-sebut menunggak cicilan. Situasi sempat memanas karena tindakan itu dilakukan tanpa penjelasan yang jelas di awal.

    Yang menjadi sorotan, pria tersebut tidak dapat menunjukkan surat tugas maupun dokumen resmi penarikan kendaraan saat diminta. Padahal, sesuai prosedur, pihak penagih utang wajib memperlihatkan identitas serta surat kuasa resmi dari perusahaan pembiayaan sebelum melakukan penarikan.

    “Katanya debt collector dari FIF, tapi kami minta surat tugas atau surat penarikan, pria itu tidak bisa memperlihatkannya,” ujar Heriyanto, yang akrab disapa Cecep, kepada awak media.

    Cecep mengaku dirinya dan sang istri merasa ketakutan dan tertekan atas kejadian tersebut. Ia menilai tindakan pria itu telah mempermalukan dirinya di depan umum serta menimbulkan trauma psikologis.

    “Kami tidak tahu nama pria itu, tapi kami sempat merekam video melalui HP. Kami berharap pihak kepolisian bisa melakukan penindakan terhadap preman seperti itu. Kasihan orang, apalagi dipermalukan di tempat umum,” ungkapnya.

    Hal lain yang tak kalah mengejutkan, dalam perbincangan tersebut pria itu juga sempat mengaku sebagai seorang wartawan. “Sama jaki wartawan,” ucapnya kepada korban, seolah ingin menunjukkan bahwa dirinya memiliki profesi lain selain debt collector.

    Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai media tempatnya bernaung, pria tersebut tidak mampu memberikan jawaban jelas dan justru mengubah pernyataannya dengan mengatakan bahwa dirinya hanya seorang debt collector. Warga berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kejadian ini guna mencegah praktik serupa terulang di kemudian hari.

    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Klaim Kantongi SIPA, Pemilik AMDK Merk SR di Kalukku Tolak Tunjukkan Dokumen ke Media

    Mei 16, 2026 Ekonomi

    Polres Pinrang Buru Dua Residivis Spesialis Curat Antarprovinsi, Kerugian Capai Rp2 Miliar

    April 15, 2026 Hukum

    KPK Tangkap Tangan Bupati Tulungagung dan Ajudannya, Diduga Korupsi Rp2,7 Miliar

    April 12, 2026 Hukum
    PUBLIK UPDATE

    Kejanggalan Surat Bimtek Wajo: Dua Nama Perusahaan, Aktivis Bongkar Modus Rekayasa Dana

    Mei 11, 2026

    Klaim Kantongi SIPA, Pemilik AMDK Merk SR di Kalukku Tolak Tunjukkan Dokumen ke Media

    Mei 16, 2026

    AMDK Merk HK di Kalukku Akui Belum Punya SIPA, Tak Paham Soal Sumur Pantau

    Mei 16, 2026

    Turnamen Voli Sambaliwali Cup I Resmi Digelar, Menyatukan Prestasi dan Persaudaraan

    Mei 3, 2026

    DPC Pasangkayu Titip Pesan ke Waketum DPP: Hamsyah Minta Afiat Tak Lupakan Sulbar

    Mei 11, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa Mei 3, 2026

    Turnamen Voli Sambaliwali Cup I Resmi Digelar, Menyatukan Prestasi dan Persaudaraan

    Mei 3, 2026 Info Desa

    Sambaliwali, 3 Mei 2026 — Di bawah langit desa yang dipenuhi semangat dan harapan, lapangan…

    Lapak Raya dan Harapan Baru: Jejak Pengabdian Mahasiswa KKN di Desa Nepo”

    April 18, 2026

    Pemerintah Desa Poda-Poda Tuntaskan Pembangunan Rabat Beton dan Gedung TK/PAUD dari Dana Desa 2025

    Februari 17, 2026

    Jalan yang Menjadi Doa Warga Tutar–Alu

    Februari 17, 2026
    PUBLIK POPULAR
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.