Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Jembatan Ampera Resmi Jadi Cagar Budaya Peringkat Nasional, Ikon Palembang Naik Kelas
    Nasional

    Jembatan Ampera Resmi Jadi Cagar Budaya Peringkat Nasional, Ikon Palembang Naik Kelas

    September 3, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    SUMATRA SELATAN, Publiknews.co.id— Jembatan Ampera, ikon Kota Palembang yang membentang di atas Sungai Musi, resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

    Penetapan tersebut menjadi pengakuan negara terhadap nilai penting Jembatan Ampera, bukan hanya sebagai infrastruktur penghubung Seberang Ulu dan Seberang Ilir, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan sejarah, perkembangan kota, serta identitas budaya masyarakat Palembang.

    Informasi penetapan tersebut disampaikan pada 2 September 2026. Kementerian Kebudayaan menyebut status nasional diberikan sebagai bagian dari upaya memperkuat pelindungan warisan budaya yang memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan bangsa.

    Jembatan Ampera mulai dibangun pada 1962 pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Bangunan tersebut memiliki panjang sekitar 1.117 meter dan lebar 22 meter, sekaligus menjadi penghubung penting bagi aktivitas masyarakat di kedua sisi Sungai Musi.

    Dalam perjalanan sejarahnya, jembatan tersebut sempat dikenal sebagai Jembatan Soekarno sebelum kemudian menggunakan nama Ampera, yang merupakan singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat. Keberadaannya kemudian berkembang menjadi salah satu simbol paling kuat yang melekat dengan Kota Palembang.

    Lebih dari sekadar bangunan fisik, Ampera menyimpan perjalanan panjang perubahan Palembang. Selama puluhan tahun, jembatan ini menjadi saksi mobilitas warga, pertumbuhan kawasan perkotaan, hingga perkembangan sektor pariwisata di tepian Sungai Musi.

    Penetapan sebagai cagar budaya nasional juga membawa konsekuensi penting: keberadaan dan nilai historis Jembatan Ampera harus semakin diperhatikan, dirawat, serta dilindungi agar tidak kehilangan karakter dan nilai sejarahnya di tengah perkembangan kota.

    Semangat menjaga peninggalan sejarah tersebut sejalan dengan pesan Presiden pertama RI, Soekarno, yang dalam pidatonya pada 17 Agustus 1966 mengingatkan bangsa Indonesia dengan ungkapan yang kemudian dikenal luas sebagai Jasmerah — “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.” Pesan tersebut juga dicatat dalam publikasi Direktorat Pelindungan Kebudayaan dan Perpustakaan Nasional.

    Bagi Palembang, status baru ini tidak sekadar menjadi kebanggaan. Pengakuan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ikon kota harus diwariskan dalam kondisi yang tetap terjaga kepada generasi berikutnya.

    Kini, Jembatan Ampera bukan hanya milik generasi yang pernah menyaksikan pembangunannya. Ia telah menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat Palembang dan warisan sejarah Indonesia. (*)

    #Jembatan Ampera #Nasional #Sumatra Selatan
    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta

    September 2, 2026 Nasional

    Pegiat Mangrove Asal Mampie Raih Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

    Agustus 20, 2026 Nasional

    Kenang Jasa Para Pahlawan, Kapolres Pasangkayu Hadiri Renungan Suci

    Agustus 17, 2026 Nasional
    PUBLIK UPDATE

    Dugaan Penyimpangan Dana Sekolah SMAN 14 Wajo

    Agustus 14, 2026

    Ketua IJS Pasangkayu Turun Investigasi Dugaan Limbah PT Palma Sumber Lestari, Temukan Fakta Berbeda dari Klaim Humas

    Agustus 10, 2026

    Polda Sulbar Tahap II Tersangka Manajer Palma Sumber Lestari ke Kejari Pasangkayu

    Agustus 12, 2026

    Ismi Ulfaida, Wakili Sulbar di Paskibraka Nasional HUT ke-81 RI 

    Agustus 18, 2026

    Andri Prayoga Putra Singkarru Penuhi Janji Saat Reses di Sarjo

    Agustus 14, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.