Oleh: Redaksi PublikNews.co.id
Setiap tanggal 2 Juli diperingati sebagai Hari Kelautan Nasional, sebuah momentum untuk mengingatkan seluruh masyarakat bahwa Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki kekayaan laut luar biasa.
Laut bukan hanya menjadi sumber mata pencaharian bagi jutaan nelayan, tetapi juga menjadi penopang ketahanan pangan, pariwisata, dan perekonomian nasional. Kekayaan tersebut harus dijaga agar tetap memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
Sayangnya, berbagai tantangan masih dihadapi. Sampah plastik yang mencemari perairan, penangkapan ikan yang tidak bertanggung jawab, hingga kerusakan ekosistem pesisir menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Menjaga laut bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui kebiasaan sederhana, seperti tidak membuang sampah ke sungai atau laut, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Bagi daerah pesisir, laut merupakan urat nadi kehidupan. Nelayan menggantungkan penghasilan dari hasil tangkapan, sementara sektor wisata bahari berkembang berkat laut yang bersih dan lestari.
Momentum Hari Kelautan Nasional hendaknya tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa kelestarian laut adalah tanggung jawab bersama. Dengan menjaga laut, kita menjaga sumber kehidupan, memperkuat ekonomi, dan mewariskan lingkungan yang sehat bagi anak cucu.
Mari jadikan Hari Kelautan Nasional 2026 sebagai semangat untuk lebih mencintai dan melindungi laut Indonesia melalui tindakan nyata, sekecil apa pun.

