PUBLIKNEWS.CO.ID, MAJENE – Bertempat di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (18/03/2026), Bupati Majene Dr. Andi Syukri Tammalele, SE., M.M., menggelar pertemuan strategis bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Pertemuan ini difokuskan pada upaya kolektif meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi percepatan pembangunan Kabupaten Majene.
Dalam diskusi yang berlangsung khidmat di tengah suasana Ramadan tersebut, Bupati Andi Syukri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menggali potensi daerah yang belum tergarap maksimal.
Beliau mengajak para tokoh yang hadir untuk memberikan masukan strategis terkait inovasi pembangunan kedepan.
Permohonan Maaf di Bulan Suci
Di sela pembahasan program, Bupati Andi Syukri menyampaikan pesan menyentuh hati kepada seluruh masyarakat Majene. Beliau secara terbuka memohon maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.
“Saya hanya manusia biasa yang memiliki keinginan yang sama dengan masyarakat untuk melihat Majene maju. Jika ada salah, khilaf, atau kata-kata yang kurang berkenan, baik disengaja maupun tidak, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Andi Syukri.
Menjawab Tantangan dan Regulasi
Menanggapi dinamika kepercayaan publik, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini dihadapkan pada tantangan besar, termasuk efisiensi anggaran dan regulasi pusat yang sangat ketat.
“Saya paham ada rasa kurang percaya dari sebagian masyarakat. Namun, perlu dipahami bahwa kita dibenturkan dengan aturan dan undang-undang yang wajib dipatuhi. Kami sudah berusaha sedaya upaya, namun kami akui masih ada saudara-saudara kita yang belum merasakan dampak pembangunan secara penuh.
Untuk itu, kami memohon maaf,” tambahnya.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah dan para tokoh untuk tetap solid mengawal kebijakan pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat Majene di masa depan.

