PUBLIKNEWS, MAJENE – Semangat kolaborasi lintas sektor atau pentahelix di Kabupaten Majene semakin solid. Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan TNI dalam membangun daerah yang lebih maju. Komitmen ini diperkuat melalui nilai filosofis lokal Sibaliparriq sebagai landasan gotong royong membangun Majene yang unggul, mandiri, dan berbudaya.
Dalam berbagai kesempatan, termasuk acara lepas sambut Komandan Kodim 1401/Majene yang baru saja digelar pada 14 Maret 2026, Bupati Andi Achmad Syukri menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada stabilitas keamanan dan harmoni sosial.
Sinergi Tiga Pilar Utama Ketiga pimpinan daerah ini menunjukkan kesatuan langkah dalam berbagai program strategis: Bupati Majene (Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M.): Fokus pada visi “Majene Unggul, Mandiri, dan Berbudaya” melalui peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik.
Kapolres Majene (AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K.): Berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah melalui patroli gabungan dan pengamanan agenda tahunan seperti Operasi Ketupat 2026 guna menjamin keamanan masyarakat.
Dandim 1401/Majene (Letkol Czi Aji Setyawan): Sebagai pejabat baru yang menerima estafet kepemimpinan pada Maret 2026, ia menyatakan kesiapannya memperkuat pertahanan teritorial dan mendukung program pemerintah daerah dalam bingkai kemanunggalan TNI-Rakyat.
Makna Sibaliparriq dalam Pembangunan
Penggunaan istilah Sibaliparriq bukan sekadar slogan, melainkan napas perjuangan bersama. Falsafah ini menekankan pada sikap saling menopang dan memikul beban bersama demi tujuan yang mulia. Dengan semangat ini, kolaborasi antara pemangku kebijakan di Majene diharapkan dapat menjawab isu-isu strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur pendidikan hingga penguatan ekonomi masyarakat berbasis budaya lokal.
“Majene adalah milik kita bersama. Dengan semangat Sibaliparriq, kita akan melangkah lebih cepat menuju peradaban yang dua kali lebih maju dan tetap memegang teguh nilai budaya Mandar,” pungkas Bupati Majene.

