Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Warga Soroti Pengelolaan Parkir RSUD Regional Sulbar, Minta Transparansi dan Evaluasi Menyeluruh
    Pemerintah

    Warga Soroti Pengelolaan Parkir RSUD Regional Sulbar, Minta Transparansi dan Evaluasi Menyeluruh

    Agustus 3, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    MAMUJU, Publiknews.co.id – Sejumlah warga mengeluhkan tarif parkir serta keterbatasan lahan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Sulawesi Barat. Kondisi tersebut dinilai membebani keluarga pasien sekaligus menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengunjung.

    Salah seorang keluarga pasien, David, mengaku keberatan dengan tarif parkir yang saat ini diberlakukan. Menurutnya, biaya parkir menjadi cukup besar bagi keluarga pasien yang harus bolak-balik mengantar atau menjaga anggota keluarganya selama menjalani perawatan.

    “Tarif parkir untuk sepeda motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000. Kalau dalam sehari harus keluar-masuk beberapa kali, tentu biayanya cukup besar. Apalagi lahan parkir di dalam rumah sakit juga terbatas, sehingga sering kali kendaraan tidak mendapat tempat,” ujarnya di Mamuju, Sabtu (2/8/2026).

    Keluhan serupa disampaikan Ketua LSM GEMPA Sulawesi Barat, Darman Ardi. Ia menilai pengelola parkir harus menyediakan fasilitas parkir yang memadai apabila tetap menarik retribusi dari masyarakat.

    “Kalau masyarakat sudah membayar parkir, seharusnya tersedia tempat yang layak dan aman. Faktanya, masih banyak kendaraan yang terpaksa parkir di badan jalan karena kapasitas parkir di dalam rumah sakit tidak mencukupi,” katanya.

    Darman mendesak pihak RSUD Regional Sulbar segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan parkir agar pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.

    Selain itu, ia juga meminta adanya transparansi terkait pengelolaan dan pemanfaatan hasil pungutan parkir. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui apakah pendapatan dari parkir telah dikelola sesuai ketentuan dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

    “Jangan sampai hasil pungutan parkir tidak masuk sebagai pendapatan daerah. Pengelola harus terbuka agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” tegasnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Regional Sulawesi Barat belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat mengenai tarif maupun keterbatasan lahan parkir tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.(*)

    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Agus Ambo Djiwa Serahkan Alsintan Ratusan Juta ke Petani Bambaira, Dorong Swasembada Pangan Pasangkayu

    Agustus 3, 2026 Ekonomi

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026 Info Desa

    Mobil Terbengkalai Bertahun-Tahun Akhirnya Dievakuasi, Dishub dan DLH Bergerak Cepat

    Juli 29, 2026 SUARA WARGA
    PUBLIK UPDATE

    Heboh! Honor Operator SDN 003 Kandeapi Diduga Disunat, Rekening Koran BOS Bongkar Pembayaran Tunai Janggal

    Juli 27, 2026

    Masyarakat Adat Desak Dilibatkan Sebagai Subjek Utama di Tengah Konflik Lahan 4 Perusahaan Astra Group di Pasangkayu

    Juli 23, 2026

    Hari Kedua Sekolah di TK Nur Afiat Berlangsung Ceria, Distribusi MBG Datang Terlambat

    Juli 14, 2026

    L-KONTAK: Dugaan Saja Tidak Cukup, Status SHM Pasar Raya Makassar Harus Diuji Mekanisme Hukum

    Juli 31, 2026

    Diduga Cemari Sungai Salubiro Berulang Kali, PT Palma Kembali Disorot: Warga Minta DLH Sulbar Bertindak Tegas

    Juli 26, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa Juli 31, 2026

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026 Info Desa

    Polewali Mandar, 30 Juli 2026,— Untuk melindungi akses warga, Pemerintah Desa Bonne-Bonne berencana merealisasikan pembangunan…

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026

    Warga Harapkan Pengaspalan Jalan Balintuma, Akses Penghubung Antar Desa

    Juli 3, 2026
    PUBLIK POPULAR
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.