Polman, Publiknews.co.id – Drama dugaan selisih honor di SDN 003 Kandeapi, Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar kian memanas dan saling bantah antara kepala sekolah dan operator.
Setelah Dinas Pendidikan bergerak cepat dan Kepsek hanya menjawab “Terima kasih informasinya”, Kepala SDN 003 Kandeapi akhirnya memberikan klarifikasi lanjutan, Senin (28/7/2026) sore.
Kepsek menyebut honor yang diberikan sudah sesuai kinerja operator tersebut.
“Operator Layanan Operasional di sekolah ‘dia’ tidak bertugas sesuai TUPOKSINYA. Penggajian yang kami berikan itu sudah sesuai dengan kinerjanya di sekolah, yang hanya datang duduk di kantin sekolah. Selain itu sering menolak apabila dikasih tugas dengan alasan ada kegiatan luar,” ungkap Kepsek melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
Pernyataan tersebut langsung dibantah keras oleh operator berinisial H.
Ia mengaku bukan tidak mau bekerja, melainkan tidak diberi izin mengajar di kelas.
“Aduh bukan begitu pak. Karena saya ini tidak ada tugas mengajar karena saya tidak diizinkan masuk di kelas kalau bukan kepsek yang suruh. Karena saya dulu dimarahi waktu ada seorang guru yang izin ada orang tuanya sakit saya disuruh isi kelasnya. Saya dimarahi, Kepsek bilang jangan masuk di kelas kalau tidak ku suruh ki,” bantah yang bersangkutan.
Sebelumnya honor Operator Layanan Operasional periode April-Juni 2026 diduga selisih. Di kwitansi tertulis Rp.450.000 namun yang diterima hanya Rp.300.000.
Kabid Dikdas Dikbud Polman, Ilyas menegaskan akan turun langsung ke sekolah tersebut pada Selasa (29/7) besok untuk klarifikasi. Jika terbukti ada selisih, sanksi akan diberikan dan hak operator dikembalikan.

