PUBLIKNEWS.CO.ID, JAMBI – Dunia balap motor Indonesia berduka. Pembalap muda berbakat asal Luwu Raya, Awhin Sanjaya, dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami insiden tragis saat berlaga di Sirkuit Sabaq, Kota Jambi, Minggu (14/12/2025).
Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar di kalangan komunitas otomotif nasional. Kepergian Awhin meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan sesama pembalap, tim, serta para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di lintasan balap.
Awhin Sanjaya dikenal bukan sekadar sebagai atlet balap, melainkan simbol semangat juang dan kebanggaan daerah. Setiap kali turun ke lintasan, ia membawa harapan besar masyarakat Luwu Raya. Penampilannya di berbagai ajang balap nasional kerap menjadi sorotan dan mendapat dukungan luas, khususnya dari Sulawesi Selatan.
Karier Awhin di dunia balap ditempa melalui ketekunan, disiplin, dan sederet prestasi membanggakan. Ia dikenal sebagai pembalap gigih dengan keberanian tinggi dalam menaklukkan tikungan-tikungan sulit, serta memiliki kecepatan yang konsisten di lintasan lurus. Karakter tersebut membuatnya dihormati sebagai salah satu rider paling menjanjikan di generasinya.
“Awhin adalah rival yang tangguh sekaligus kawan yang baik. Semangat balapnya murni dan ia selalu memberikan yang terbaik di setiap kelas,” ungkap salah seorang rekan pembalap.
Di usia yang relatif muda, Awhin telah membuktikan bahwa talenta dari daerah mampu bersaing di level tertinggi balap motor nasional. Namun, takdir berkata lain. Insiden yang terjadi di Sirkuit Sabaq, Jambi, merenggut nyawa pembalap berprestasi tersebut dan menjadi kehilangan besar bagi masa depan olahraga balap Indonesia.
Sejak kabar wafatnya Awhin tersiar, media sosial dan berbagai grup komunikasi komunitas balap dipenuhi ungkapan belasungkawa. Banyak pihak mengenang Awhin sebagai pribadi ramah, pekerja keras, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia balap.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami sangat kehilangan. Awhin adalah rival yang tangguh dan sahabat yang baik. Semoga almarhum husnul khatimah,” tulis salah satu tim balap melalui akun resmi mereka.
Ucapan duka juga datang dari berbagai elemen, mulai dari penggemar, komunitas otomotif, hingga tokoh-tokoh balap nasional. Doa dipanjatkan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhum, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di sisi terbaik-Nya.
Doa dan dukungan turut disampaikan kepada keluarga besar Awhin Sanjaya agar diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini.
Selamat jalan, Awhin Sanjaya, putra terbaik Luwu Raya. Semangat dan dedikasimu di lintasan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi pembalap berikutnya.
Al-Fatihah. (*)

