Publiknews.co.id, Manggarai, 21 November 2025 – Menanggapi aksi unjuk rasa yang terjadi di Kabupaten Manggarai terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menegaskan bahwa pasokan BBM di seluruh wilayah Jatimbalinus, termasuk Manggarai, dalam kondisi aman dan terpenuhi. Penyaluran BBM juga dipastikan sesuai dengan peruntukan dan kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa sebagai bagian dari penugasan pemerintah, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen dalam menyediakan BBM subsidi sesuai dengan kuota dan titik layanan jual yang telah ditetapkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
“Kami memahami kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan BBM. Namun, kami ingin menegaskan bahwa stok BBM, baik produk subsidi maupun non-subsidi, di SPBU wilayah Manggarai dalam kondisi tersedia. Jika ada SPBU yang mengalami kekosongan, hal tersebut biasanya disebabkan karena proses pengiriman yang sedang berlangsung. Kami memantau stok produk di masing-masing SPBU secara digital,” ujar Ahad.
Ahad menambahkan bahwa penyaluran BBM subsidi ke masing-masing SPBU dilaksanakan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area NTT juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait penambahan kuota Biosolar untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dengan suplai BBM yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM subsidi dan non-subsidi di Manggarai dan sekitarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami juga telah memperketat prioritas pengisian BBM kepada konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian kepada konsumen non-kendaraan untuk mencegah adanya praktik penimbunan. Kami juga melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawasi distribusi BBM,” tegas Ahad.
Dengan adanya suplai yang memadai dan mitigasi yang dilakukan lintas sektor, Pertamina Patra Niaga berharap proses distribusi BBM dapat berjalan lebih cepat dan keadaan kembali normal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135. (*)

