Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » L-KONTAK Akan Bawa Kasus Dugaan Manipulasi Anggaran Proyek Madrasah PHTC Sulsel, Ingin ‘Seret Pejabat’ ke APH
    News

    L-KONTAK Akan Bawa Kasus Dugaan Manipulasi Anggaran Proyek Madrasah PHTC Sulsel, Ingin ‘Seret Pejabat’ ke APH

    April 4, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    PUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU – Aroma dugaan korupsi pada Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC di Sulawesi Selatan semakin menyengat. Lembaga Komunitas Anti Korupsi (L-KONTAK) secara resmi membongkar indikasi manipulasi anggaran masif pada proyek bersumber dari APBN TA 2025/2026 senilai Rp12,7 Miliar tersebut.

    L-KONTAK kini memfokuskan pergerakan pada jalur hukum dan audit ketat untuk menyeret Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Kepala Satuan Kerja (Satker) ke meja hijau.

    Ketua Divisi Monitoring Dan Evaluasi L-KONTAK, Dian Reski Sevianti, menegaskan, pihaknya tidak akan mentoleransi penguapan uang rakyat melalui celah administrasi yang sengaja dikondisikan.

    L-KONTAK segera melayangkan laporan resmi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pengguna Anggaran (PA) untuk melakukan Audit Investigasi mendalam terhadap kontrak yang diduga cacat hukum.

    “Tujuannya jelas, apakah pekerjaan tersebut sudah memenuhi prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah? Jika kemudian ditemukan kesalahan prosedur dan manipulasi spesifikasi dengan alasan yang tidak benar sehingga berpotensi cacat hukum sejak perencanaan hingga pelaksanaan, maka L-KONTAK akan mendorong pengungkapannya,” jelas Dian Resky.

    Kejanggalan paling mencolok ditemukan pada item pembangunan Direksi Keet dan Gudang. L-KONTAK menilai, Proyek yang memiliki ukuran fisik seharusnya menggunakan Design meskipun bangunan tersebut merupakan bangunan penunjang, namun secara misterius pernyataan Kepala Satuan Kerja (Ka. Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) absen dari design.

    “Jika bangunan punya ukuran, mustahil tidak punya bentuk. Tanpa desain jelas, penawaran penyedia jasa adalah fiktif. Ini pelanggaran prosedur berat,” tegas Dian Reski.

    L-KONTAK menyoroti angka fantastis sebesar Rp56 Juta per unit untuk 6 unit Direksi Keet (Total Rp336 Juta). Anggaran jumbo ini dinilai tidak logis dan hanya menjadi “lumbung” keuntungan ilegal bagi oknum terkait.

    Hasil Monitoring dan Evaluasi L-KONTAK mengendus modus klasik. Penurunan kualitas material (Mark-down) namun tetap menagih dengan harga tinggi sesuai kontrak. Penyedia jasa diduga menggunakan bahan bangunan kualitas rendah yang melenceng jauh dari spesifikasi kontrak, sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) disinyalir melakukan pembiaran secara sengaja.

    “Kami menemukan dugaan mark-down material secara sistematis. PPK seolah menutup mata, padahal RAB sudah sangat spesifik. Dalih bahwa ini hanya ‘bangunan penunjang’ adalah alasan picik untuk menutupi potensi kerugian negara,” ungkap Dian.

    L-KONTAK memastikan temuannya tidak akan menguap begitu saja. Seluruh bukti penyimpangan tengah dirampungkan untuk memastikan para pelaku manipulasi anggaran negara ini mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

    “Secepat kami meneruskan temuan kami dan akan turun aksi baik ke BPK maupun ke kementerian PU. Ada yang menganggap pekerjaan ini masih berjalan, ingat, dari sembilan paket kegiatan sejak Juni 2025 sampai saat ini, temuan kami jelas. Jika ada yang mengatakan punya kenalan disana sini, silahkan. Sample yang kami masukan itu ada beberapa termasuk kegiatan oleh PT. Faza Jaya Pratama,” tutupnya.

    (Tim/Red)

    L-KONTAK
    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Hari Kelautan Nasional 2026: Menjaga Laut Berarti Menjaga Masa Depan Indonesia

    Juli 2, 2026 Nasional

    Harga LPG 3 Kg Masih Membebani Masyarakat, Pengawasan Distribusi Harus Diperkuat

    Juli 2, 2026 Nasional

    Musin Kemarau Meluas Meluas, Warga di Himbau Hemat Air dan Waspadai Kebakaran Lahan

    Juli 2, 2026 Nasional
    PUBLIK UPDATE

    Ada Perbedaan Cara Hitung Skor, LSM Lemkira Minta Disdik Sulsel Awasi Proses SPMB

    Juni 27, 2026

    Lewat Aplikasi Lontara+, Pendaftaran SPMB SMPN 6 Makassar Berjalan Lancar dan Transparan

    Juni 26, 2026

    Harga LPG 3 Kg: Ketika Subsidi Belum Sepenuhnya Dinikmati Masyarakat

    Juni 28, 2026

    Pendaftaran SPMB 2026 di SMPN 2 Makassar Berjalan Lancar, Kendala Data Diperbaiki

    Juni 25, 2026

    Datangi Kantor Disdik, Ratusan Orangtua Minta Solusi atas Permasalahan Pendaftaran SPMB 2026

    Juni 22, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa Mei 3, 2026

    Turnamen Voli Sambaliwali Cup I Resmi Digelar, Menyatukan Prestasi dan Persaudaraan

    Mei 3, 2026 Info Desa

    Sambaliwali, 3 Mei 2026 — Di bawah langit desa yang dipenuhi semangat dan harapan, lapangan…

    Lapak Raya dan Harapan Baru: Jejak Pengabdian Mahasiswa KKN di Desa Nepo”

    April 18, 2026

    Pemerintah Desa Poda-Poda Tuntaskan Pembangunan Rabat Beton dan Gedung TK/PAUD dari Dana Desa 2025

    Februari 17, 2026

    Jalan yang Menjadi Doa Warga Tutar–Alu

    Februari 17, 2026
    PUBLIK POPULAR
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.