Publiknews.co.id, Makassar – 9 Desember 2025, BEM UNM bekerja sama dengan Pemuda Inspirasi Nusantara (PIN) menggelar Agri Talks bertema “Menggali Potensi Pemuda dalam Menjaga Kedaulatan Pangan Nasional” di Aula Gedung Bahasa Arab UNM. Acara menghadirkan akademisi, praktisi, dan pegiat pemuda untuk membahas peran generasi muda dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan.
Narasumber meliputi Dr. Zainal dari Universitas Hasanuddin, Ayi Yusrie Palangkey (founder Tala Folks), dan aktivis perempuan Ayunda Magfira.
Dr. Zainal menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah pilar kedaulatan nasional dan pemuda memiliki peran besar, meski keterlibatan generasi muda di sektor pertanian masih sangat rendah—hanya sekitar 2,30%. Menurutnya, pemuda bisa berkontribusi tidak hanya sebagai petani, tetapi juga melalui teknologi, wirausaha pangan, e-commerce, dan riset.
Ayi Yusrie berbagi inovasinya dalam mengembangkan produk gula merah dari pohon lontar di Jeneponto melalui Tala Folks. Ia menekankan pentingnya pemuda membuka pola pikir dan menyadari urgensi kedaulatan pangan.
Ayunda Magfira menyoroti rendahnya minat menjadi petani karena profesi ini dianggap kurang menjanjikan. Ia menekankan pentingnya kelompok tani dan pelatihan sebagai sistem regenerasi, serta mengapresiasi peningkatan alokasi pupuk subsidi oleh pemerintah. Namun, ia juga mengingatkan masih adanya penyalahgunaan pupuk subsidi sehingga pemuda perlu ikut mengawal implementasi kebijakan di lapangan.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 130 mahasiswa dan ditutup dengan kuis interaktif dari Dr. Zainal yang disambut antusias peserta.

