PUBLIKNEWS.CO.ID, PAMBOANG, MAJENE – Kesalahpahaman terkait Perekrutan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah unit organisasi nonstruktural di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) yang berfungsi sebagai dapur komunitas untuk memproduksi dan mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa, balita, dan ibu hamil. di Desa Bonde yang sempat memicu pro dan kontra di tengah masyarakat akhirnya menemui titik terang. Melalui mediasi yang berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, seluruh pihak sepakat untuk mengakhiri perselisihan dan memilih jalan damai demi kemajuan desa.
Polemik ini bermula dari tuntutan masyarakat Desa Bonde terkait mekanisme perekrutan relawan SPPG. Warga menuntut agar aspek pemberdayaan masyarakat sekitar atau warga lokal Desa Bonde wajib menjadi prioritas utama dalam operasional sarana tersebut, sebelum melibatkan pihak luar.
Pertemuan mediasi ini dihadiri langsung oleh Camat Pamboang, Kapolsek Pamboang, serta Babinsa yang mewakili Koramil. Hadir pula Kepala Desa Bonde, sejumlah tokoh masyarakat, serta pengelola SPPG Desa Bonde yang didampingi langsung oleh Koordinator SPPG Kabupaten Majene.
Camat Pamboang selaku mediator menekankan pentingnya sinergi antara pengelola dan warga. “Inti dari keberadaan SPPG adalah kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, aspirasi warga agar pemberdayaan tenaga kerja lokal diutamakan adalah hal yang sangat wajar dan harus diakomodasi dengan baik melalui musyawarah,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Pamboang mengapresiasi kebesaran hati kedua belah pihak yang bersedia duduk bersama. Kehadiran unsur TNI/Polri dalam mediasi ini memastikan bahwa dinamika sosial terkait tuntutan warga dapat diselesaikan secara persuasif dan penuh rasa kekeluargaan.
Rapat yang berlangsung dinamis tersebut ditutup dengan kesepakatan bersama.
Koordinator SPPG Kabupaten Majene beserta pengelola menyatakan komitmennya untuk meninjau kembali mekanisme perekrutan dengan memberikan porsi utama bagi warga Desa Bonde. Hal ini dilakukan guna memastikan operasional SPPG memberikan manfaat ekonomi langsung bagi penduduk setempat.
Suasana haru dan penuh rasa saling pengertian menyelimuti penutupan mediasi saat para pihak saling berjabat tangan. Dengan kesepakatan damai ini, SPPG Desa Bonde kini kembali fokus pada tujuan utamanya, yakni pemberdayaan ekonomi masyarakat desa di bawah semangat gotong royong dan transparansi.

