PUBLIKNEWS, MAJENE – Kabupaten Majene terus memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan di Sulawesi Barat dengan memadukan kekayaan alam pesisir dan kedalaman budaya Mandar. Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Drs. H. Ahmad Djamaan, M.Si., Majene kini menghadirkan wajah baru pariwisata yang lebih interaktif dan edukatif.
Destinasi ikonik seperti Pantai Dato dengan pasir putihnya yang eksotis dan fenomena geologi Batu Cincin tetap menjadi magnet utama. Namun, daya tarik Majene kini tak hanya visual; kehadiran Bendi Wisata memberikan pengalaman unik bagi turis untuk menikmati suasana kota tua dengan sentuhan tradisional. Selain itu, pengembangan agrowisata dan pelestarian kuliner lokal menjadi prioritas untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
A Message to the World: Discover the Mandar Heritage
Majene is more than just a destination; it is an immersive journey through time and nature. From the breathtaking turquoise waters of Dato Beach to the rhythmic elegance of Mandar cultural performances, we invite travelers to experience authentic Indonesian hospitality.
“We are committed to preserving our ancestral roots while embracing modern innovation. Whether you are a history enthusiast or a nature lover, Majene offers a serene escape into the heart of Mandar culture,” says Drs. H. Ahmad Djamaan, M.Si.
Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H
Menutup narasi kemajuan pariwisata ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene menyampaikan pesan hangat menyambut hari kemenangan:
“Di hari yang suci ini, mari kita bersihkan hati dan mempererat silaturahmi. Saya, Drs. H. Ahmad Djamaan, M.Si., beserta seluruh keluarga besar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene, mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Semoga semangat Idul Fitri membawa berkah dan kedamaian bagi kita semua, serta menjadi momentum untuk terus mencintai dan menjaga kekayaan budaya serta alam Majene yang kita banggakan.”.

