PUBLIKNEWS.CO.ID, MAJENE – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majene, Jasman, S.I.P., secara resmi memberikan dukungan penuh dan “Salam Wisata” atas peluncuran Wisata Bendi di Kabupaten Majene.
Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis dalam menjaga alat transportasi tradisional agar tidak punah digerus modernisasi.
Jasman menekankan bahwa Bendi bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol sejarah yang digunakan oleh para pendahulu dan masyarakat lokal sejak masa kejayaan raja-raja di tanah Mandar.
“Kami di DPRD Majene memandang sangat positif peluncuran wisata bendi ini. Ini adalah langkah nyata menjaga kearifan lokal agar tetap eksis di tengah gempuran zaman modern,” ujar Jasman.
Menurutnya, pengelolaan wisata bendi yang profesional akan membawa dampak positif bagi daerah, antara lain:
Peningkatan PAD: Jika dikelola dengan manajemen yang baik, sektor ini akan memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah.
Daya Tarik Wisatawan: Perpaduan antara nilai sejarah dan kenyamanan transportasi lokal akan menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kesiapan Global: Masyarakat dan pengelola harus mulai bersiap menyambut kunjungan wisatawan asing dengan pelayanan yang prima.
Harmonisasi Tradisi: Menjadi bukti bahwa kearifan lokal mampu berdampingan secara harmonis dengan perkembangan era modern.
Jasman berharap, Wisata Bendi ini dapat menjadi ikon baru pariwisata Majene yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga edukasi sejarah bagi generasi muda.
“Mari kita dukung bersama agar warisan leluhur ini tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Majene di mata dunia,” tutupnya.

