Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • DAERAH
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • OPINI
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Jalan yang Menjadi Doa Warga Tutar–Alu
    Info Desa

    Jalan yang Menjadi Doa Warga Tutar–Alu

    Februari 17, 2026
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    Catatan : Abdul Rajab Abduh

    Di ujung barat Kabupaten Polewali Mandar, sebuah jalan poros tak sekadar membelah hutan dan perkampungan. Ia juga membelah harapan. Jalan penghubung dari Desa Poda-Poda menuju Desa Pao-Pao, yang mengaitkan Kecamatan Tutar dan Kecamatan Alu, kini menjadi cerita panjang tentang perjuangan warga melawan lumpur dan waktu.

    Panjangnya sekitar 15 kilometer. Namun di antara bentangan itu, sekitar empat kilometer masih berupa jalan tanah yang mudah berubah menjadi kubangan saat hujan turun. Bagi warga, musim hujan bukan hanya soal basah dan dingin, melainkan juga tentang akses yang terputus, roda kendaraan yang terjebak, serta jarak yang terasa berlipat ganda.

    “Kalau hujan, motor sering tergelincir. Mobil sudah pasti tidak bisa lewat,” kata seorang warga yang saban hari melintasi jalur itu untuk mengantar hasil kebun. Jalan ini adalah nadi ekonomi: jalur pengangkutan hasil pertanian menuju pasar. Ketika lumpur menguasai jalan, nadi itu tersumbat.

    Masalah tak berhenti di sana. Jembatan yang menghubungkan Lombang–Pumbejagi, sebagai akses utama bagi warga menuju pusat layanan dan aktivitas ekonomi, juga membutuhkan perhatian. Jembatan ini menjadi simpul penting mobilitas masyarakat, terutama bagi pelajar, pedagang, dan petani. Tanpa jembatan yang layak, perjalanan menjadi lebih berisiko dan memakan waktu.

    Kepala Desa Poda-Poda, Sinardi, menyuarakan harapan warganya agar pemerintah kabupaten dan provinsi memberi perhatian serius. “Kami berharap ada perbaikan jalan poros Tutar–Alu dan pembangunan jembatan Lombang–Pumbejagi. Ini kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya. Harapan itu bukan sekadar permintaan infrastruktur, melainkan ikhtiar membuka akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang lebih baik.

    Di daerah seperti Polewali Mandar, jalan bukan hanya soal aspal dan beton. Ia adalah penghubung mimpi, antara desa dan kota, antara hasil kebun dan pasar, antara hari ini yang penuh lumpur dan esok yang diharapkan lebih lapang. Warga Tutar–Alu menunggu: kapan doa mereka berwujud jalan yang bisa dilalui tanpa cemas, jembatan yang kokoh menyeberangkan masa depan.(arja)

    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Muhammad Sabir Ukir Prestasi, Wasit Asal Sulbar Bertugas di Asian Games Jepang 2026

    September 30, 2026 News

    Polairud Polres Pasangkayu Tangani Penemuan Pria Gantung Diri di Pantai Batu Oge

    September 30, 2026 News

    Polres Pasangkayu Perkuat Digitalisasi Lewat Verifikasi IKD dan Pengaktifan Agen Perlinsos

    September 29, 2026 News
    PUBLIK UPDATE

    SD Inpres 5 Birobuli Gelar Peringatan Maulid Nabi, Bangun Karakter Siswa Teladani Rasulullah

    September 5, 2026

    Seorang Wartawan Ditemukan Meninggal Dikamar Kos di Pasangkayu, Polisi Datangi TKP

    September 6, 2026

    Persahabatan Tumbuh di Meja Pingpong Yasaka 

    September 10, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026

    Di Balik Hijau Sawit Pasangkayu: Ketika Janji Kesejahteraan Tersandung Sengketa Lahan

    September 6, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa September 1, 2026

    Galung Tuluk, Tradisi Maulid yang Tak Pernah Padam

    September 1, 2026 Info Desa

    Catatan : Abdul Rajab Abduh Derap kaki kuda memecah suasana sore di Desa Galung Tuluk,…

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026
    PUBLIK POPULAR
    banner iklan pasang disini
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.