Close Menu
Publik NewsPublik News
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Publik NewsPublik News
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Info Desa
    • Pemerintah
    • Politik
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    Beranda » Blog » Sayang Sayang Desa Sayoang: Mengharukan Jiwa dengan Musik Tradisional
    Info Desa

    Sayang Sayang Desa Sayoang: Mengharukan Jiwa dengan Musik Tradisional

    September 12, 2025
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Email

    Di desa Sayoang yang indah dan damai, terdapat sebuah grup musik tradisional yang bernama Hikmah Nada Sayang Sayang Desa Sayoang. Grup ini dibentuk oleh Kepala Desa Sayoang, Mas’ud, yang memiliki visi untuk melestarikan dan mempromosikan musik tradisional di kalangan masyarakat.

    Dengan personil yang terdiri dari 5 orang yang berbakat dan berdedikasi, grup ini telah menunjukkan kiprah yang luar biasa dalam waktu singkat. Dalam usia yang baru 2 tahunan, Sayang Sayang Desa Sayoang telah berhasil menembus batas-batas geografis dan mencapai negeri jiran Malaysia.

    Musik tradisional yang dimainkan oleh grup ini memiliki keunikan dan keindahan yang khas. Dengan irama yang menghanyutkan dan melodi yang merdu, mereka berhasil mengharukan jiwa pendengar dan membangkitkan semangat cinta tanah air.

    Kepala Desa Sayoang, Masud, sebagai pembina grup ini, memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan bakat dan kreativitas personil. Dengan bimbingannya yang sabar dan telaten, grup ini dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas musik mereka.

    Kiprah Sayang Sayang Desa Sayoang tidak hanya berhenti di tingkat lokal, tetapi juga telah mencapai tingkat internasional. Mereka telah diundang untuk tampil di berbagai acara dan festival musik tradisional di Malaysia, dan telah menerima sambutan yang hangat dari masyarakat Malaysia.

    Dengan demikian, Sayang Sayang Desa Sayoang telah membuktikan bahwa musik tradisional dapat menjadi jembatan budaya yang efektif dan dapat mempererat hubungan antara negara-negara tetangga. Semoga kiprah grup ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melestarikan dan mempromosikan musik tradisional.

    “Musik tradisional adalah warisan budaya yang berharga, dan Sayang Sayang Desa Sayoang telah membuktikan bahwa kita dapat melestarikannya dan mempromosikannya dengan cara yang kreatif dan inovatif.”Masud, Kepala Desa Sayoang.(arja)

    Desa Sayoang
    Share. Facebook WhatsApp Telegram Email Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Jelang HUT RI ke-81, Polres Pasangkayu Bagikan Bendera Merah Putih

    Agustus 15, 2026 News

    Soal Penolakan Siswa Lolos Seleksi SMPN 8, LSM LEMKIRA Soroti Profesionalisme SPMB Diknas Kota Makassar 2026

    Agustus 15, 2026 News

    Dugaan Penyimpangan Dana Sekolah SMAN 14 Wajo

    Agustus 14, 2026 News
    PUBLIK UPDATE

    Heboh! Honor Operator SDN 003 Kandeapi Diduga Disunat, Rekening Koran BOS Bongkar Pembayaran Tunai Janggal

    Juli 27, 2026

    Masyarakat Adat Desak Dilibatkan Sebagai Subjek Utama di Tengah Konflik Lahan 4 Perusahaan Astra Group di Pasangkayu

    Juli 23, 2026

    Ketua IJS Pasangkayu Turun Investigasi Dugaan Limbah PT Palma Sumber Lestari, Temukan Fakta Berbeda dari Klaim Humas

    Agustus 10, 2026

    L-KONTAK: Dugaan Saja Tidak Cukup, Status SHM Pasar Raya Makassar Harus Diuji Mekanisme Hukum

    Juli 31, 2026

    Diduga Cemari Sungai Salubiro Berulang Kali, PT Palma Kembali Disorot: Warga Minta DLH Sulbar Bertindak Tegas

    Juli 26, 2026
    INFO DESA
    Info Desa
    Info Desa Juli 31, 2026

    Pemdes Bonne – Bonne Realisasikan Pembangunan Talud di Dusun Pullipe 

    Juli 31, 2026 Info Desa

    Polewali Mandar, 30 Juli 2026,— Untuk melindungi akses warga, Pemerintah Desa Bonne-Bonne berencana merealisasikan pembangunan…

    Ratusan Hektar Sawah Kekeringan di Polman, Bupati Siap Tangani

    Juli 30, 2026

    Transparansi Dana Desa: Fondasi Kepercayaan dan Kemajuan Desa

    Juli 13, 2026

    Warga Harapkan Pengaspalan Jalan Balintuma, Akses Penghubung Antar Desa

    Juli 3, 2026
    PUBLIK POPULAR
    PENERBIT : PT PUBLIK PERSADA MEDIA GROUP
    Logo Publik News
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    • Publik News
    © 2026 PUBLIK NEWS by GUZTY.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.