<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Kelurahan baras Arsip - Publik News</title>
	<atom:link href="https://www.publiknews.co.id/tag/kelurahan-baras/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.publiknews.co.id/tag/kelurahan-baras/</link>
	<description>Media Publik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 15:59:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.publiknews.co.id/wp-content/uploads/2025/05/cropped-LOGO-PAV-PUBLIK-NEWS-32x32.png</url>
	<title>#Kelurahan baras Arsip - Publik News</title>
	<link>https://www.publiknews.co.id/tag/kelurahan-baras/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jalan dan Drainase Kelurahan Baras, Kapan Warga Merasakan Pembangunan?</title>
		<link>https://www.publiknews.co.id/jalan-dan-drainase-kelurahan-baras-kapan-warga-merasakan-pembangunan/</link>
					<comments>https://www.publiknews.co.id/jalan-dan-drainase-kelurahan-baras-kapan-warga-merasakan-pembangunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin 03]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:51:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[#Kecamatan baras]]></category>
		<category><![CDATA[#Kelurahan baras]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pasangkayu]]></category>
		<category><![CDATA[Prov]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.publiknews.co.id/?p=5976</guid>

					<description><![CDATA[<p>PASANGKAYU, Publiknews.co.id — Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, merupakan salah satu wilayah yang menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat di Kecamatan Baras. Secara administratif, Baras merupakan satu-satunya kelurahan di Kecamatan Baras. Namun, di balik aktivitas masyarakat sehari-hari, masih terdapat persoalan infrastruktur dasar yang patut mendapat perhatian serius. Kondisi jalan lingkungan yang belum [...]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.publiknews.co.id/jalan-dan-drainase-kelurahan-baras-kapan-warga-merasakan-pembangunan/">Jalan dan Drainase Kelurahan Baras, Kapan Warga Merasakan Pembangunan?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.publiknews.co.id">Publik News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASANGKAYU, Publiknews.co.id </strong>— Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, merupakan salah satu wilayah yang menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat di Kecamatan Baras. Secara administratif, Baras merupakan satu-satunya kelurahan di Kecamatan Baras.</p>
<p>Namun, di balik aktivitas masyarakat sehari-hari, masih terdapat persoalan infrastruktur dasar yang patut mendapat perhatian serius. Kondisi jalan lingkungan yang belum memadai serta drainase yang terlihat rusak dan tidak optimal menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur dasar masih membutuhkan perhatian.</p>
<p>Berdasarkan kondisi yang terlihat di lapangan, sejumlah ruas jalan lingkungan masih berupa permukaan yang berdebu dan berbatu. Ketika musim kemarau, debu menjadi persoalan bagi warga dan pengguna jalan. Sementara ketika hujan turun, kondisi jalan dan sistem drainase berpotensi menimbulkan genangan karena saluran air tidak berfungsi secara maksimal.</p>
<p>Persoalannya bukan semata-mata soal jalan yang belum beraspal atau drainase yang rusak. Ini menyangkut hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan permukiman yang layak, aman dan nyaman.</p>
<p>Warga tentu memahami bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sekaligus. Ada banyak kebutuhan daerah yang harus diprioritaskan. Tetapi ketika sebuah persoalan infrastruktur dasar berlangsung dalam waktu yang panjang, sudah semestinya pemerintah melakukan evaluasi dan menentukan langkah penyelesaian.</p>
<h3>Jangan Tunggu Rusak Total</h3>
<p>Jalan lingkungan memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Jalan digunakan anak-anak menuju sekolah, warga menuju tempat kerja, kendaraan mengangkut hasil usaha, hingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Begitu pula drainase. Saluran air bukan sekadar bangunan pelengkap jalan. Drainase merupakan bagian penting dari sistem lingkungan permukiman. Jika tersumbat, rusak atau tidak memiliki kapasitas yang memadai, dampaknya bisa dirasakan langsung masyarakat, terutama saat hujan.</p>
<p>Karena itu, pembangunan jalan seharusnya berjalan beriringan dengan pembangunan dan pembenahan drainase.</p>
<p>Pemerintah Kelurahan, Kecamatan hingga Pemerintah Kabupaten Pasangkayu perlu melihat persoalan ini secara bersama-sama. Aspirasi masyarakat jangan hanya berhenti dalam forum musyawarah, tetapi harus diterjemahkan menjadi program yang memiliki target dan kepastian pelaksanaan.</p>
<h3>Warga Tidak Menolak Pembangunan</h3>
<p>Masyarakat Kelurahan Baras bukan tidak memahami bahwa pembangunan membutuhkan proses. Warga juga tidak meminta seluruh persoalan diselesaikan dalam satu waktu.</p>
<p>Yang diharapkan sederhana: ada perhatian, ada perencanaan dan ada tindakan nyata.</p>
<p>Jika memang pembangunan ruas jalan dan drainase tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, pemerintah setidaknya dapat memberikan penjelasan mengenai status usulan, prioritas pembangunan, serta kemungkinan waktu penanganannya.</p>
<p>Transparansi seperti ini penting agar masyarakat tidak merasa aspirasinya hilang begitu saja.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pasangkayu juga memiliki instrumen perencanaan pembangunan yang dapat menjadi ruang untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Karena itu, persoalan jalan dan drainase di lingkungan Kelurahan Baras layak dimasukkan sebagai bagian dari evaluasi kebutuhan infrastruktur dasar.</p>
<p>Jangan sampai masyarakat hanya melihat pembangunan di tempat lain, sementara persoalan jalan dan drainase di lingkungannya terus menunggu.</p>
<p>Pembangunan yang baik bukan hanya tentang membangun proyek besar. Membangun jalan lingkungan yang layak dan memastikan drainase berfungsi juga merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.</p>
<p>Warga Kelurahan Baras tentu berharap, keluhan tentang jalan dan drainase tidak lagi menjadi cerita yang diwariskan dari tahun ke tahun.</p>
<p>Sebab masyarakat bukan tidak tahu pembangunan. Mereka hanya ingin memastikan bahwa pembangunan juga benar-benar sampai ke lingkungan tempat mereka tinggal.</p>
<p><strong><em>Penulis: A. Ansar</em></strong></p>
<p>Artikel <a href="https://www.publiknews.co.id/jalan-dan-drainase-kelurahan-baras-kapan-warga-merasakan-pembangunan/">Jalan dan Drainase Kelurahan Baras, Kapan Warga Merasakan Pembangunan?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.publiknews.co.id">Publik News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.publiknews.co.id/jalan-dan-drainase-kelurahan-baras-kapan-warga-merasakan-pembangunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
