Publiknews, Majene – Kabar gembira bagi dunia pendidikan di Sulawesi Barat. Sebuah Sekolah Dasar (SD) Unggulan baru dijadwalkan segera beroperasi di Kabupaten Majene.
Sekolah ini hadir dengan konsep kurikulum inovatif yang mengintegrasikan eksplorasi sains dengan nilai-nilai religius yang kuat.
Dalam rencana kurikulum, siswa akan diperkenalkan dengan teknologi Koding- AI dan Tahfidz Al Quran.
Kehadiran SD unggulan di Majene yang direncakanan beroperasi mulai tahun ajaran 2026 ini, disampaikan dalam acara “Launching SD Muhammadiyah 1 Majene”, Selasa, 10/3/2026.
Sekolah unggulan milik persyarikan Muhammadiyah itu berlokasi di Kampung Baru, Majene.
Hadir dalam acara itu antara lain, Ketua Pimpinian Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sulbar, Dr. K.H. Wahyun Mawardi, Kepala Dinas Pendidikan Majene Asraf T, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majene Udztads Darmawan Hafied, Penanggung Jawab Pendirian SD Muhammadiyah 1 (Mudisat) Majene, Dr. Haksan Darmawan serta kepala sekolah SD Muh 1 Majene, Nursalam.
Haksan Darmawan menjelaskan, pembangunan sekolah unggulan ini merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan orang tua di Majene sebagai “Kota Pendidikan” terhadap institusi berkualitas yang memadukan prestasi akademik dan pembentukan karakter berbasis spiritualitas.
” Siswa yang akan diterima terbatas, ini upaya kita memastikan kualitas pendidikan terjaga, kita lengkapi kelas juga dengan AC agar siswa nyaman dan tenang belajar,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Majene, Andi Asraf T memuji langkah organisasi kemasyarakatan (ormas) Muhammadiyah membangun sekolah unggulan.
Menuurutnya upaya Muhammadiyah itu membantu pemerintah meningkatan kualitas Pendidikan di Majene.
” SD ini merupakan suatu kebutuhan, khususnya untuk Majene sebagai kota Pendidikan,” kata Asraf.
Sains AI dan Tahfidz
Dalam perencanaan kurikulum SD Muh 1 Majene, akan terbagi dalam kelas Reguler dan Tahfidz.
Mata pelajaran yang akan diberikan ke siswa mulai pendiikan Islam, Kemuhammadiyahan, Budi Pekerti, Tahfdz Al Quran hingga teknologi terkini, Koding dan AI.
Penguatan lainnya adalah pelajaran Bahasa Arab – Inggris, Matematika, IPA – IPS serta Seni dan budaya.
Ketua PW Muhammadiyah Sulbar, Dr. KH. Wahyun Mawardi mengapresiasi kinerja tim pendiri serta PD Majene yang berjuang menghadirkan sekolah unggulan di Majene.
Dalam kesempatan itu, PW Muhammadiyah Sulbar memberikan bantuan Rp 10 juta membantu pembangunan sekolah unggulan tersebut.
” Muhammadiyah akan terus hadir untuk memajukan Keislaman, kualitas Pendidikan dan Kesehatan serta bidang – bidang lainnya,” katanya.
Kepala Sekolah Mudisat Majene, Nursalam menambahkan, Proses pendaftaran direncanakan akan dibuka pada tahun ajaran 2026 dengan kuota terbatas guna menjaga kualitas belajar-mengajar tetap terjaga.

